Disarsipus Merangin Bidik Suku Anak Dalam dan Anak Punk, Untuk Tingkatkan Literasi Anak Bangsa

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Merangin membidik Suku Anak Dalam (SAD) dan anak jalanan atau anak punk.

Editor: Rahimin
tribunjambi/darwin sijabat
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Merangin akan mengajak SAD) dan anak jalanan atau anak punk guna meningkatkan literasi anak bangsa dan menumbuhkan minat baca. 

Disarsipus Merangin Bidik Suku Anak Dalam dan Anak Punk, Untuk Tingkatkan Literasi Anak Bangsa 

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, BANGKO - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin membidik suku anak dalam (SAD) dan anak jalanan atau anak punk.

Hal ini bertujuan guna meningkatkan literasi anak bangsa dan menumbuhkan minat baca warga Kabupaten Merangin.

Ferdi Ansori, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Merangin mengatakan, pembinaan yang dilakukan untuk mengembangkan bakat dan diharapkan mampu meningkatkan perekonomian. 

Ferdi mengakui dampak pandemi Covid-19 yang mewabah ke Kabupaten Merangin mengakibatkan jumlah kunjungan ke perpustakaan turun drastis.

Saat ini yang mengunjungi perpustakaan dari kalangan akademisi atau perguruan tinggi.

Meski demikian, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan literasi anak bangsa melalui pendekatan langsung ke Suku Anak Dalam (SAD) dan anak jalanan (punk).

"Bagaimana buku konvensional bisa bermanfaat ditengah kemajuan teknologi," ujarnya. 

Pihaknya bekerjasama dengan stakeholder, seperti Kejaksaan Negeri Merangin, Polres Merangin, desa, kampus dan sekolah hingga pesantren.

Menurut Ferdi, sasaran tersebut untuk menjangkau warga yang selama ini belum tersentuh dengan buku.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved