Pengakuan Tersangka Penyelundupan Benur di Tanjab Barat, Beraksi saat Sepi menuju Tengah Laut

AS alias Acok (50) bersama tiga temannya tertangkap tim Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat saat berusaha menyelundupkan benur

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/samsul bahri
Polres Tanjung Jabung Barat berhasil mengamankan puluhan Boks berisikan benih lobster yang akan di selundupkan. Penangkapan ini di lakukan di Kawasan Sungai Desa Kuala Indah, Kecamatan Kuala Betara, Jumat (21/5/2021). 

Pengakuan Tersangka Penyelundupan Benur di Tanjab Barat, Beraksi saat Sepi menuju Tengah Laut

TRIBUNJAMBIWIKI.COM - AS alias Acok (50) bersama tiga temannya tertangkap tim Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat saat berusaha menyelundupkan benur atau baby lobster sebanyak 36 kotak.

Dari keterangan pihak kepolisian, Acok ditangkap dini hari, sekitar pukul 05.00 WIB di perairan Tanjung Jabung Barat, Jumat (21/5/2021).

Kepada Tribun Jambi, pria ini membeberkan modus dan peranannya yang diungkap dalam petikan wawancara berikut.

Saat penangkapan, apa yang dilakukan sebenarnya?

AS: Saya cuma penghubung dari darat ke laut. Ada 36 box (yang dibawa). Isinya (benur) saya tidak tahu.

Berapa lama merencanakan distribusi lobster di Tanjung Jabung Barat?

AS: Cukup lama. Saya kerjakan di bulan puasa. Sebelum puasa sudah menjalin komunikasi dengan yang mau mengirim.

Berapa lama melakoni peran ini?

AS: Tiga kali. Malam puasa pertama, puasa keempat, dan ini yang terakhir.

Siapa yang mengajak?

AS: Saya ketemu kawan lama, orang speedboat. Dia yang ajak kerja. Dia orang Batam. Saya pernah bawa kapal, dia bawa speedboat, kenal dari sana. Saya kenal sekitar tahun 2016. Dia dapat job, kasih ke saya untuk angkut barang itu, antar ke laut.

Apa yang dijanjikan?

AS: Dia menjanjikan upah, satu kali angkut Rp15 juta. Dari perairan sungai ke laut. Oper barangnya di laut, pakai (transportasi) pompong. Dari Tanjung Jabung Barat, dioper ke tengah laut, nanti disambut speedboat. Tapi dari sana, saya tidak tahu lagi dibawa ke mana, kemungkinan ke Batam.

Setelah selesai, setelah barang berhasil dioper ke tengah laut. Sehari atau dua hari baru dikirim dia, lewat transfer.

Upah Rp15 juta itu untuk Bapak sendiri atau dibagi?

AS: Dibagi rata di luar pengeluaran. Dihitung pengeluarannya dulu, baru dibagi rata. Saya ada empat orang (satu kelompok).

Jadi tidak sampai Rp15 juta. Dikurangi pengelolaan, isi minyak, jadi sisa sekitar Rp13 juta, itu dibagi rata setelah dipotong operasionalnya.

Berapa jam proses transaksi selesai sampai dipindah ke speedboat?

AS: Kurang lebih 1-2 jam.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved