Sejarah Pendirian Tugu Juang di Pusat Kota Muarojambi di Kelurahan Sengeti

Tugu Juang berada pusat kota Kabupaten Muarojambi yang berada di Kelurahan Sengeti tepatnya di simpang tiga jalan Lintas Timur Jambi Riau

Editor: Rahimin
tribunjambi/hasbi sabirin
Tugu Juang di Pusat Kota Muarojambi di Kelurahan Sengeti. 

Sejarah Pendirian Tugu Juang di Pusat Kota Muarojambi di Kelurahan Sengeti

TRIBUNJAMBIWIKI.COM - Tugu Juang yang berada pusat kota Kabupaten Muarojambi yang berada di Kelurahan Sengeti tepatnya di simpang tiga Jalan Lintas Timur Jambi Riau dan menuju Pasar Sengeti dibangun pada 1983.

Menurut Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Muarojambi, Amrullah S,Ag MM Tugu Juang tersebut merupakan miniatur monumen kebanggaan masyarakat Kelurahan Sengeti khususnya masyarakat Kabupaten Muarojambi.

Berdirinya tugu tersebut, melambangkan bahwa wilayah Kelurahan Sengeti dengan berbagai peristiwa pertempuran antara tentara Belanda dan TNI serta masyarakat sipil yang terjadi di Kelurahan Sengeti tersebut.

Maka pemerintah mendirikan tugu juang Sengeti yang memiliki miniatur satu orang memakai seragam TNI dengan memegang senjata pistol artinya bukti perlawanan dari para pihak TNI.

Satu orang memakai senjata senapan dengan memakai sipil artinya perlawanan dari rakyat sipil, sementara satu orang dengan senjata bambu runcing dengan pakaian biasa sebagai perlawanan para tokoh masyarakat. 

Dari monumen itu melambangkan bahwa antara TNI, masyarakat sipil dan tokoh masyarakat merupakan satu kesatuan serta berdiri di atas tiang pondasi yang kokoh dan kuat dalam membela kebenaran, berani karena benar serta perjuangan dalam memperoleh hak hidup rakyat dan perjuangan tersebut sesuai dengan harkat dan martabat sebagai anak bangsa, sebagai kewajiban berjihad dijalan Allah.

Kelurahan Sengeti di Kabupaten Muarojambi merupakan basis perjuangan dari pihak TNI dan masyarakat sipil.
Kelurahan Sengeti di Kabupaten Muarojambi merupakan basis perjuangan dari pihak TNI dan masyarakat sipil. (tribunjambi/hasbi sabirin)

Dalam memperjuangkan kebenaran serta landasan satu kesatuan yang utuh dalam berjuang merebut mempertahankan mereka bersatu-padu mengisi kemerdekaan dengan mengundang dengan pembangunan dan sebagai contoh untuk generasi muda berikutnya.

"Segitiga pada monumen itu melambangkan perlawanan perjuangan dan pertahanan dari tiga arah perjalanan tentara Belanda baik dari Jambi menuju jalan darat melalui Sungai Batanghari maupun datang dari arah Kuala Tungkal," katanya.

"Dengan pendirian tugu ini masyarakat Kelurahan Sengeti sangat berterima kasih kepada pemerintah serta seluruh para pihak yang telah menetapkan bahwa Kelurahan Negeri Akso Dano Setyo Dirajo saat itu sebagai Kota Juang dan Negeri Muarojambi yang ikut andil membela kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia," sambungnya

Baca juga: Wawancara Eksklusif AKBP Guntur Saputro Menghadapi Penyelundupan Benur di Kabupaten Tanjab Barat

Baca juga: Mengungkap Sejarah Perdagangan Lada Tempo Dulu di Jambi, dari Abad ke-16 hingga ke-18

Baca juga: Sejarah Kelurahan Sengeti Sebagai Markas Pertempuran Tentara Belanda dan Pejuang di Muarojambi

Ini juga bukti sejarah warisan yang tak terlupakan bagi masyarakat generasi muda di bumi Akso Dano Setya Dirajo  Kota Sengeti saat ini.(tribun jambi/hasbi sabirin)

Sumber: Tribun Jambi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved