Wawancara Eksklusif Abdullah Ketua DPRD Tanjab Barat, Berawal Dari Kepala Desa

Abdullah Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat punya pengalaman menarik sampai akhirnya ke titik ini.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi
Abdullah (kiri) bersama Pemimpin Redaksi Tribun Jambi Sulistiono (tengah) 

Sebenarnya, kesulitan-kesulitan itu keterbatasan tadi. Misalnya, di desa banyak persoalan, itu PR-PR yang kita lakukan bertahap. Begitu juga di DPRD, hal-hal yang menjadi keinginan masyarakat dan belum diwujudkan itu menjadi hal yang sulit.

Baca juga: Perjalanan Karier Hairan, Wabup Tanjab Barat Dari Kepala Dusun hingga Wakil Bupati

Jadi, menjadi anggota DPRD itu, sengaja jadi kepala desa dulu atau bagaimana?

Abdullah: Ini yang kita namakan takdir tadi. Dulu kan, kita petani, tinggal di desa. Tidak terbayang jadi kepala desa. Masyarakat, tokoh-tokoh, datang supaya saya jadi kepala desa. Saya tidak punya kemampuan apa-apa. Selama ini saya cuma berkebun, tapi dari masyarakat tadi akhirnya kita terbawa juga. Dibawa orang ke sini ada caranya, ditarik orang ke sini ada caranya, sehingga ketika pemilihan kok bisa menang?

Tidak ada target juga. Sama halnya dengan keinginan jadi anggota DPRD. Waktu jadi kepala desa tidak ada keinginan seperti itu. Waktu itu jadi pengurus partai, dicalonkan dari dapil situ. Dengan pengalaman kepala desa, bermasyarakat, alhamdulillah akhirnya bisa terpilih.

Setelah lebih 20 tahun mengabdi di politik, apa yang belum bisa dicapai?

Abdullah: Sebenarnya tidak ada target juga di dalam menjalankan proses dari awal tadi. Kita jadi ketua DPRD ini sudah jadi hal luar biasa. Tidak terduga juga jadi ketua DPRD ini. Tapi kan, kalau Allah berkehendak, takdirnya sudah ada, kita tidak tahu juga ke depannya nanti perjalanannya seperti apa. Yang jelas, jadi ketua DPRD ini kita jalani saja perjalanannya seperti apa. Ke depannya, masyarakat bisa menilai apakah kita bisa naik jenjang lagi. Jadi Ketua DPR ini sudah jadi hal yang luar biasa.

Sekarang Bapak sudah jadi ketua DPRD, apa yang sekarang menjadi mimpi besar Bapak untuk masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat?

Abdullah: Kalau masyarakat Tanjung Jabung Barat ini, punya daerah pertanian seperti kelapa, sawit, sawah, kelapa dalam, perikanan. Dulu kan, Tanjung Jabung Barat ini daerah pantai, sama seperti Tanjung Jabung Timur. Kita berkeinginan di Tanjung Jabung Barat ini nelayannya bisa sejahtera. Ada bantuan pemerintah. Begitu juga di bidang pertanian, perkebunan. Sekarang ini alhamdulilah, harga kepala, pinang, sawit bagus. Ditambah juga ada migas di Tanjung Jabung Barat ini.

Kita berharap peran pemerintah bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat Tanjung Jabung Barat. Kalau bisa ikut andil di sana kita sangat berharap lagi. Dengan pemerintahan sekarang, berharap visi misinya tergambar dalam RPJMD enam bulan ke depan. Kita bisa melihat tuangan bupati untuk menyejahterakan Tanjung Jabung Barat ini ke depannya. Jadi bisa membantu nelayan, petani, para buruh.

Baca juga: Ketika Orang Rimba di Jambi Mengikuti Ujian Keaksaraan Dasar

Baca juga: Tapal Batas di Desa Tanjung Mandiri Muarojambi dan Batanghari Masih Bermasalah

Apa yang mesti dilakukan orang, jika pengin jadi mencapai kesuksesan seperti Bapak?

Abdullah: Saya rasa itu semuanya ada takdirnya. Yang jelas jika ada amanah yang diberikan, kita amanah dalam menjalankan tugas itu dengan baik. Yang memilih kita ini kan, masyarakat. Jadi, bagaimana kita bisa dekat dengan masyarakat, rakyat. Bagaimana agar kita berbuat banyak dengan kewenangan yang ada. Kalau kita amanah, insya Allah, masyarakat akan membantu kita.(tribun jambi/mareza sutan aj)

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
455 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved