Alat Musik Khas

Gong Buluh Alat Musik Khas Sungai Penuh dan Kerinci, Sering Dimainkan Saat Upacara Adat

Gong Buluh dimainkan pada berbagai upacara adat. Misalnya seperti penurunan benda pusaka, maupun penobatan para pemangku adat. 

Editor: Rahimin
tribunjambi/herupitra
Gong Buluh merupakan alat musik khas dari Kota Sungai Penuh Kerinci, Provinsi Jambi. Alat musik ini dimainkan pada berbagai upacara adat 

Gong Buluh Alat Musik Khas Sungaipenuh Kerinci, Sering Dimainkan Saat Upacara Adat

TRIBUNJAMBIWIKI.COM - Gong Buluh merupakan alat musik khas dari Kota Sungai Penuh Kerinci, Provinsi Jambi.

Alat musik ini dimainkan pada berbagai upacara adat. Misalnya seperti penurunan benda pusaka, maupun penobatan para pemangku adat. 

Meski namanya adalah gong, alat musik Gong Buluh ini terbuat dari buluh atau bambu pilihan.

Selain karena terbuat dari bambu, nama Gong Buluh ini juga diberikan karena suara alat musik ini yang mirip dengan gong perunggu. 

Gong Buluh disebut merupakan alat musik khas Suku Kerinci yang sudah ada sebelum penyebaran agama Islam.

Bahkan Gong Buluh diyakini sebagai alat musik yang sudah ada sebelum alat musik perkusi lainnya.

Namun kini sudah jarang ditemui alat musik yang ditepuk pakai jari itu dimainkan.

Untuk melestarikan alat musik tradisional tersebut, Karang Taruna Talang Jaya, desa Talang lindung, Kota Sungai Penuh selalu memainkannya.

Baca juga: Wawancara Eksklusif Kemenkumham Ceritakan Suasana Lapas, Warga Binaan Sampai Keluarkan Air Mata

Seperti di lokasi Kampung Ramadan desa Talang Lindung beberapa waktu lalu, bunyi khas alat musik ini selalu terdengar.

Alat musik ini mengiringi tarian dan pencak silat yang ditampilkan di kampung Ramadan tersebut. 

Maira Deswita Ketua TP PKK Desa Talang Lindung mengatakan, kegiatan pemuda setempat selalu menampilkan kesenian khas Sungai Penuh dan Kerinci. Hal itu dilakukan agar budaya tradisional daerah tetap terjaga. 

"Itu upaya kita untuk melestarikan kesenian khas kita. Jadi anak-anak muda kita libatkan agar bisa melakukannya," ujar Maira. 

Seperti sebutnya, alat musik gong buluh, anak-anak di desa setempat diajari diajari cara memainkannya. Mereka juga ditampilkan dalam pertunjukan. 

"Alhamdulillah anak muda di desa kami ini sudah banyak yang bisa memainkannya," akunya. 

Dalam upaya melestarikan alat musik Gong Buluh sebutnya, alat musik ini bukan saja dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional dan pencak silat saja.

Namun, alat musik ini juga dimainkan dikolaborasikan dengan alat musik modern. 

"Agar tetap bisa dikenal, Gong Buluh juga dimainkan dengan berkolaborasi dengan musik-musik lain," jelasnya. 

Ia menjelaskan, alat musik Gong Buluh memiliki bentuk memanjang seperti bilah bambu. Untuk memainkan Gong Buluh ini tidak diperlukan alat tambahan.

Gong Buluh dapat dimainkan dengan mengetuk-ngetukkan tangan ke bilah bambu Gong Buluh.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
442 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved