Wawancara Eksklusif Ratu Munawaroh Bangkit dari Keterpurukan: Kita Punya Allah Bukan Siapa-siapa (1)

Setiap orang pernah merasa berada di titik terendah. Hal sama juga dialami politisi perempuan asal, Ratu Munawaroh.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi.com
Ratu Munawaroh ketika berkunjung ke redaksi Tribunjambi.com beberapa waktu lalu. Wawancara Eksklusif Ratu Munawaroh Bangkit dari Keterpurukan: Kita Punya Allah Bukan Siapa-siapa (1) 

Ketika Ibu dalam posisi terpuruk, kemudian sudah kembali berpikir lebih jernih, maka yang Ibu lakukan mendekatkan diri kepada Allah. Sehingga Ibu lepas dari keterpurukan itu, akhirnya mendapatkan sesuatu yang tidak pernah Ibu pikirkan, misalnya masuk ke dunia politik praktis. Bagaimana itu bisa terjadi?

Ratu: Sama halnya ketika di DPR saya mengundurkan diri, dibilang bolos segala macam, saya sedih banget. Padahal saya tidak bolos. Saya mengundurkan diri, cuma tidak di-approve. Teman-teman pada kumpul dan tahan saya, jangan mundur. Saya merasa terharu, karena kata orang-orang di politik itu saling sikut, padahal enggak. Balik lagi ke kita. Kalau kita baik, orang juga bakal baik. Itu yang saya sampaikan ke anak-anak: apa pun kejadiannya, jangan pernah membalas dengan kejahatan. Kejahatan harus dibalas dengan kebaikan. Kalau kejatahan dibalas dengan kejahatan, apa bedanya kita dengan mereka? Saya sendiri tidak sampai hati.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved