Tanjab Barat Punya Beras Lokal Hasil Petani Diberi Nama Dua Kerang, Seluruh ASN Diwajibkan Beli

Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan memiliki beras lokal hasil dari petani setempat dengan merek Dua Kerang.

Editor: Rahimin
tribunjambi/samsul bahri
Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat (baju putih). Tanjab Barat Punya Beras Lokal Hasil Petani Diberi Nama Dua Kerang, Seluruh ASN Wajib Beli 

Tanjab Barat Punya Beras Lokal Hasil Petani Diberi Nama Dua Kerang, Seluruh ASN Wajib Beli

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan memiliki beras lokal hasil dari petani setempat dengan merek Dua Kerang.

Hal ini disampaikan Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat dalam kegiatan launching pembelian beras produksi petani lokal oleh ASN, Kamis (29/4/2021). 

Anwar Sadat menyebutkan untuk tahap awal sebagai pengenalan dari beras lokal ini, seluruh ASN (aparatur sipil negara) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat telah membeli beras lokal tersebut.

Nantinya, seluruh ASN diwajibkan untuk membeli beras lokal hasil petani Kabupaten Tanjabbar. 

"Nanti Insya Allah mereknya akan kita beri nama Dua Kerang. Karena kerang itu sebagai bagian dari ciri khas Kabupaten Tanjab Barat," katanya.

"Launching pembelian beras oleh ASN sebagai upaya kita untuk meningkatkan ekonomi petani dan meningkatkan ekonomi kedaerahan dalam rangka swasembada pangan," sambungnya.

Oihaknya kini tengah membuat aturan Bupati terkait dengan kewajiban ASN di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat untuk membeli beras lokal dari hasil petani Tanjabbar.

Termasuk dengan aturan tunjangan ASN sebesar Rp72 ribu untuk pembelian beras

"Nantinya pegawai ASN yang ada di Kabupaten Tanjab Barat termasuk di kecamatan, puskesmas dan desa juga akan membeli beras lokal ini. Sehingga pada akhir Juni atau awal Agustus setiap bulannya kita bisa beli 40 ton perbulan beras dari petani kita,"ungkapnya

Baca juga: VIDEO Media di Korea Selatan Ungkap Fakta Soal KRI Nanggala-402

Baca juga: Tidak Berbatasan Dengan Provinsi Tetangga Posko Mudik Lebaran di Tebo Khusus Antar Kabupaten

Baca juga: Kisah Pemuda Asal Olak Kemang Kuliah di Rusia Saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

Upaya yang dilakukan ini diharapkan bisa menjadi angin segar bagi petani dan pedagang beras lokal untuk bersaing dengan beras impor dari luar yang saat ini menguasai beras di Kuala Tungkal. 

"Karena masih banyak lahan tidur di Tanjabbar yang bisa di olah petani. Kita harapkan dengan kebijakan ini bisa membuat petani kita semakin semangat untuk mengolah lahan pertaniannya sekaligus upaya meretas kemiskinan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved