Wawancara Eksklusif

Wawancara Eksklusif Berlian Santoso Bicara Potensi Bisnis dan Pariwisata, Dorong City Branding

Perkembangan ekonomi kreatif selalu menarik untuk diikuti. Di Provinsi Jambi, saat ini sudah ada Komite Ekonomi Kreatif.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/mareza sutan
Wawancara Eksklusif Berlian Santoso Bicara Potensi Bisnis dan Pariwisata, Dorong City Branding 

Kami di tiga bulan pertama terjun bebas, karena hanya mengandalkan tourism. Ketika tidak ada orang berkunjung, ya sudah, selesai, wassalam. Tapi ya namanya kita berjuang, berputar arah, shifting, berpindah haluan sebentar, itu tidak masalah. Yang penting kita masih survive, jangan pernah menyerah.

Tribun: Bagaimana kiat dalam memulai usaha?

Berlian Santosa : Sebenarnya kalau untuk memulai, eksekusi aja. Berani untuk memulai, berani untuk eksekusi. Ketika ingin scale up, baru butuh ilmu. Temui guru, ikuti seminar baik yang gratis mau pun yang berbayar.

Karena scale up itu keilmuan, tapi untuk memulai butuh keberanian. Bisnis adalah, orang punya masalah, lo kasih solusi apa, kamu kasih solusi apa. Itu bisnis.

Tribun: Pelaku ekonomi kreatif ini tergabung dalam Kekraf. Mereka dari kalangan mana saja?

Berlian Santosa : Di Komite Ekonomi Kreatif ini kan banyak. Kita ada 16 subsektor, sekarang 17 subsektor sama Dinas Pariwisata. Nah, 16 subsektor itu di antaranya, aplikasi dan game, seni pertunjukan, seni musik, kriya, fashion, kuliner, desain komunikasi visual, desain produk, penerbitan, periklanan, macam-macam.

Mereka sudah ada komunitasnya, ada perkumpulannya, ada asosiasinya, semua berkumpul di Komite Ekraf. Kita bantu lebih besar lagi, menguatkan lagi, mendorong antara kami komite, pelaku ekonomi kreatif, dan goverment (pemerintah).

Tribun: Sejak kapan Kekraf dibentuk, apa tantangan yang dihadapi, serta bagaimana mengatasinya?

Berlian Santosa : Kami dibentuk oleh Gubernur Jambi dengan SK Gubernur pada 2 Maret 2020. Itu langsung dapat tantangan. Ketika mau jalan, langsung dihajar pandemi. Ya sudahlah, baru dibentuk langsung dihajar pandemi. Tapi walaupun dihajar pandemi, kita tetap bikin acara-acara online.

Tapi sekarang kita mau buat event, misalnya seperti esport. Soalnya selama ini pemerintah kalau mau buat expo itu selalu mengandalkan tiga sektor yang seksi: kuliner, kriya, sama fashion.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved