Bangunan Bersejarah

Melihat Nasib Bangunan Bersejarah Peninggalan Belanda di Muara Tembesi Yang Dibiarkan Terbengkalai

Muara Tembesi sejatinya memiliki banyak bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda. Seperti Benteng Tembesi.

tribunjambi/musawira
Bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang ada di Muara Tembesi, Batanghari. 

Melihat Nasib Bangunan Bersejarah Peninggalan Belanda di Muara Tembesi Yang Dibiarkan Terbengkalai

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, MUARABULIAN - Muara Tembesi Kabupaten Batanghari sejatinya memiliki banyak bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda. Seperti Benteng Tembesi.

Namun sayang, banyak yang tak terjaga dan terawat. Bahkan ada bangunan yang hampir amblas ke sungai.

Bangunan masa kolonial Belanda dibangun dengan berbagai jenis dan bentuk terkait dengan fungsi dari masing-masing bangunan itu sendiri.

Di Muara Tembesi peninggalan ini akrab disebut masyarakat dengan nama 'Benteng Tembesi', karena dahulu pernah ada pusat pemerintahan bangsa Belanda di Kabupaten Batanghari.

Baca juga: VIDEO: Lumpuh Sejak Usia 9 Bulan, Anak di Muarojambi Butuh Uluran Tangan Dermawan

Baca juga: Pelopor Anti Narkoba Bergerak Kurang Maksimal Memberikan Penyuluhan Saat Pandemi Covid-19

Benteng Tembesi terdiri dari lebih kurang enam bangunan. Seluruh bangunan itu dibangun Belanda untuk kepentingan perdagangan. 

Bangunan itu berupa rumah sebagai tempat tinggal orang-orang Belanda, penjara kolonial Belanda, gedung bioskop mawar.

Ada sumur diduga tempat mengubur para tentara pejuang, gudang persenjataan dan bangunan pendukung lainnya seperti rumah eks wedanan, penjara dan lapangan militer.

Bangunan bersejarah yang ada di Muara Tembesi, Batanghari.
Bangunan bersejarah yang ada di Muara Tembesi, Batanghari. (tribunjambi/musawira)

Informasi tentang bangunan-bangunan tersebut bahkan sulit didapatkan.

Sesuai informasi yang dihimpun Tribun Jambi bahwa bangunan di kawasan ini diperkirakan berdiri sejak 1901. 

Pantauan Tribun Jambi di lokasi, ada bangunan bekas kantor dagang (Loji) di kawasan Kelurahan Pasar Muara Tembesi dalam kondisi terbengkalai.

Baca juga: Berawal Dari Hobi, Hingga Membuat Ratu Kevinaya Fellisa Membuka Zira Management

Baca juga: Hari Perempuan Internasional, Nasya Ajak Perempuan Untuk Aktif, Kreatif dan Tidak Mudah Menyerah

Beberapa sudut bagian bangunan ditumbuhi tumbuhan liar. Bagian atap yang sudah rusak dan hilang, tembok dinding yang makin dimakan usia. Ada pula bagian yang runtuh akibat abrasi di tebing sungai. 

Kawasan ini memang terletak di pinggiran DAS Batanghari yang menghubungkan antar wilayah hulu dan hilir.

Tebing sungai yang seharusnya menopang bangunan itu, saat ini makin runtuh dan mengancam keberadaan bangunan tersebut. Sebab, belum ada dinding untuk menopang tebing sungai. (musawira/tribunjambi)

Ikuti kami di
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved