Melihat Koleksi Bata di Candi Muaro Jambi, Mulai dari Cap Kaki, hingga Sulur Daun

Candi Muaro Jambi, Kompleks percandian agama Hindu-Budha ini luasnya sekitar 3981 hektare, yang juga menjadi terluas di Asia Tenggara.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/mareza sutan
Pengunjung melihat koleksi batu bara di museum Candi Muaro Jambi peninggalan peradaban masa lalu. 

Melihat Koleksi Bata di Candi Muaro Jambi, Mulai dari Cap Kaki, hingga Sulur Daun

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, SENGETI - Candi Muaro Jambi adalah satu di antara kompleks percandian terluas di dunia.

Kompleks percandian agama Hindu-Budha ini luasnya sekitar 3981 hektare, yang juga menjadi terluas di Asia Tenggara.

Candi Muaro Jambi terletak di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Indonesia, tepatnya di tepi Sungai Batanghari.

Baca juga: Tempe Sorban 19 Tetap Pertahankan Kualitas, Kecil dan Mahal Namun Tetap Banyak Dicari Pembeli

Baca juga: Kisah Sukses Deti Herawati, Penyandang Disabilitas Yang Sukses Menjadi Pelaku UMKM

Jaraknya sekitar 26 kilometer ke arah timur dari Kota Jambi. Kompleks percandian ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7 masehi.

Tribuners, jika Anda berkunjung ke sana, dalam museum Candi Muaro Jambi ada sejumlah koleksi peninggalan peradaban masa lalu yang dapat dilihat di sana. Di antaranya adalah bata.

Koleksi batu bara di museum Candi Muaro Jambi peninggalan peradaban masa lalu.
Koleksi batu bara di museum Candi Muaro Jambi peninggalan peradaban masa lalu. (tribunjambi/mareza sutan)

Bata ini merupakan komponen unsur bangunan. Bata yang ada pada museum tersebut merupakan bata lepas hasil pengupasan pemugaran candi-candi yang berada di kawasan percandian Muaro Jambi.

Bata yang ada di museum itu tidak sama dengan bata pada umumnya. Berdasarkan pengamatan para peneliti, bata ini dapat dikelompokkan berdasarkan teknik dan ragamnya.

Baca juga: Kelebihan AKP Drh Fitri Patmawati, Kuasai Ilmu Telepati Bisa Komunikasi dengan Hewan

Baca juga: Kata Perwira Cantik Tentang Peran Dokter Hewan di Kepolisian, Bukan Cuma Merawat K9 Saja

Ada yang bercap kaki kecil manusia, ada juga cap kaki binatang. Ada juga bata yang dibuat berbentuk relief, seperti bentuk mana kala, kaki, hingga bata berukir sulur-sulur daun.

Misalnya, ada bata yang disebut uli. Bentuknya bisa lingkaran berlubang di tengahnya atau segiempat dengan lubang di tengahnya.

Koleksi batu bara di museum Candi Muaro Jambi peninggalan peradaban masa lalu.
Koleksi batu bara di museum Candi Muaro Jambi peninggalan peradaban masa lalu. (tribunjambi/mareza sutan)

Kata pengelola museum Candi Muaro Jambi, bata itu diperkirakan dulunya adalah mainan atau hiasan orang-orang pada zamannya.

Pada masa lalu, orang-orang juga diperkirakan sudah mengenal struktur pondasi bangunan.

Hal itu dapat dilihat dari bangunan candi-candi yang dibuat dengan pondasi yang kuat, bertahan hingga ribuan tahun. (Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved