Berawal Dari Garasi, Doni Berhasil Menyulapnya Hingga Menjadi Mini Coffee Shop Yang Dicari Konsumen

Enjoy The Coffee Cafe (ETC), Coffee shops milik Doni, berhasil menyuguhkan suasana yang berbeda dari coffee shops kebanyakan.

Editor: Rahimin
tribunjambi/yon rinaldi
Berawal Dari Garasi, Doni Berhasil Menyulapnya Hingga Menjadi Mini Coffee Shop Yang Dicari Konsumen 

Berawal Dari Garasi, Doni Berhasil Menyulapnya Hingga Menjadi Mini Coffee Shop 

TRIBUNJAMBIWIKICOM, JAMBI – Malam itu, saat tribunjambi.com berkunjung ke Enjoy The Coffee Cafe (ETC), Doni pemilik ETC  sedang sibuk menyapa pelanggannya.

Coffee shop milik Doni, berhasil menyuguhkan suasana yang berbeda dari coffee shop kebanyakan.

Pengunjung disuguhkan suasana nyaman seperti berada di rumah, namun dengan kemewahan dan pelayanan yang prima coffee shop.

Ada tiga sport menarik yang bisa dimanfaatkan pengunjung mulai dari suasana garasi yang di sulap menjadi mini Coffee shop.

Mengusung warna dasar putih, spot satu ini menyuguhkan suasana coffee shops dengan aktivitas barista yang semakin mempertegas suasana.

Baca juga: Kreatifnya Manisa Pemilik UMKM Anisa, Bisa Buat Kuliner Sampai Keset Kaki

Baca juga: Lili Triana Memilih Berhenti Mengajar dan Mendirikan 3HZ Cake n Cookies

Selanjutkan ada spot yang berada di teras rumah. Di spot ini kita dibawa ke suasana rumahan dan nostalgia anak 90'an yang menjadikan teras rumah sebagai tempat nongkrong menghabiskan malam dengan segelas kopi hangat.

Spot outdoor menjadi spot yang paling banyak digemari pengunjung ETC, menyuguhkan pemandangan langit malam yang bersahaja. Di spot ini paling asyik untuk menghabiskan waktu malam bersama sahabat.

Untuk lebih menghidupkan suasana, Coffee shop ini menghadirkan Live musik.

Doni mengatakan Live musik hadir setiap malam Rabu dan Minggu di ETC.

“Kita menyajikan lagu-lagu yang lembut dan tidak mengganggu pengunjung yang ingin ngobrol,” ujarnya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.

Yang bikin menarik, coffee shop ini menempatkan dapur di ruangan terbuka, sehingga pengunjung disajikan aktivitas chef yang tidak di temukan di tempat lain.

Aktivitas Chef ini mampu menghadirkan alternatif pemandangan, sehingga membuat pengunjung tidak bosan untuk menghabiskan waktu di ETC.

Walaupun memanfaatkan teras rumah ETC mampu menyuguhkan suasana cozy. Suasana halaman rumah seperti tembok pembatas yang monoton mampu disulap Doni menjadi sesuatu yang menarik dengan kombinasi warna dan sketsa yang artistik.

Baca juga: Tri Rismaharini Dijadwalkan Datang ke Jambi, Dorong Tingkatkan Kehidupan SAD Menjadi Lebih Baik

Baca juga: Hilangkan Stres dengan Terapi Pijat Sehat, Totok Wajah Juga Banyak Manfaatnya

Sementara itu, beberapa pepohonan yang ada di halaman diberikan lampu hias pohon sehingga suasana terlihat lebih eye catching.

Perjuangan Doni untuk menarik minat pengunjung tidaklah mudah, apalagi lokasinya berada di dalam lorong sebuah perkampungan di dekat Stikes HI.

Tribunners pasti stikes HI yang berada di Jalan Kolonel Tarmizi Kodir. Stikes HI itu berada di dalam lorong pas di depan makam pahlawan The hok.

Dari Jalan  Tharmizi Kodir untuk mencapai Coffee shop ini kita masuk lagi lorong yang posisinya berada di depan pangkas rambut Heri. Masih di seputaran Stikes HI.

Dari lorong di depan pangkas rambut Heri, Tribunners akan diajak masuk ke lorong Setia. Lorong setia ini berada di sebelah kanan Jalan. Sebelum lorong tersebut ada penjual sate padang.

Baca juga: Bandara Sultan Thaha Jambi Terima Penghargaan Airport Service Quality Awards 2020

Baca juga: Diskominfo Kota Jambi Bakal Upayakan Jaringan Internet di Penyengat Rendah

Di lorong Setia inilah ETC berada tepatnya berada di sebelah kiri jalan.

Melihat lokasinya yang tidak berada di pinggir jalan protokol, Doni memiliki strategi khusus untuk bisa menarik konsumen datang ke coffee shops miliknya.

Satu di antaranya merekrut barista yang telah memiliki nama dan penggemar yang banyak di Kota Jambi.

Selian itu, trainer ESQ ini juga memanfaatkan jaringan komunitas dan club yang memiliki banyak masa.

Untuk digital marketing Coffee shops ini juga memiliki beberapa akun sosmed seperti Instagram dan Facebook.

Untuk hiburannya, ETC juga tak segan mengundang band yang telah memiliki banyak penggemar.

Selain itu Doni juga aktif menyapa setiap konsumen yang berkunjung ke coffee shop miliknya.

Jika ada konsumen yang datang sendirian dia tak segan untuk menjadi teman ngobrol konsumennya dalam menikmati malam.

Doni mengatakan dia selalu menjaga relationship dengan konsumen, sehingga lahirlah kedekatan antara dia dengan setiap konsumen yang datang.

“Tak jarang konsumen sampai ada yang Wa dan DM sampai saat ini,” katanya.

Melihat kondisi Indonesia yang masih terdampak corona Doni mengaku dia sengaja membatasi pengunjungnya dengan hanya menyediakan 40 kursi. “Kita tidak ingin ETC jadi tempat penularan Corona,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menerapkan aturan protokol kesehatan yang sesuai dengan arahan gugus tugas.

Setiap hari Coffee shops ini buka dari pukul 14.00 wib sampai pukul 22.00 EIB.

Untuk harganya sendiri cukup bersahabat mulai dari Rp 10 ribu. ( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
384 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved