Penumpang Bandara Masih Wajib Haris Rapid Atau Swab Walaupun Sudah Divaksin Covid-19

Penumpang Bandara Sultan Thaha Jambi masih harus melengkapi surat bebas covid-19. Baik Rapid test antigen ataupun swab.

Editor: Rahimin
istimewa
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Jambi mulai 1 februari 2021 memberlakukan aturan baru terkait validasi dokumen kesehatan secara digital bagi pelaku perjalanan atau penumpang baik di bandara maupun di pelabuhan laut. Penumpang Bandara Masih Wajib Haris Rapid Atau Swab Walaupun Sudah Divaksin Covid-19 

Penumpang Bandara Masih Wajib Haris Rapid Atau Swab Walaupun Sudah Divaksin Covid-19

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI – Penumpang Bandara Sultan Thaha Jambi masih harus melengkapi surat bebas covid-19. Baik Rapid test antigen ataupun swab.

Executive General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi Indra Gunawan mengatakan sampai hari ini penumpang yang ingin keluar Jambi Via udara masih diwajibkan memiliki surat bebas corona.

”Kita masih mengacu pada SE Kasatgas Covid 19 nomor : SE 7 tahun 2021,” ujarnya, Sabtu ( 27/2/2021).

Berdasarkan SE Kasatgas Covid 19 nomor : SE 7 tahun 2021 setiap perjalanan dari dan ke pulau Jawa serta di dalam pulau Jawa wajib menunjukan surat hasil negatif rapid test Antigen yang berlaku 2X24 jam atau hasil negatif RT-PCR yang berlaku 3X24 jam.

Baca juga: Traffic Penumpang di Bandara Sultan Thaha Mengalami Penurunan Sebesar 71 persen

Baca juga: Wawancara Eksklusif Wakil Wali Kota Jambi: Ekonomi, dan Cara Bertahan Saat Ini (2)

Baca juga: Kota Jambi Terima 2.420 Dosis Vaksin Covid-19, Bisa Disuntik ke 24.100 Orang

Perjalanan ke pulau Bali wajib menunjukan surat hasil negatif rapid test Antigen yang berlaku 1X24 jam atau hasil negatif RT-PCR yang berlaku 2X24 jam.

Untuk dokumen kesehatan atau surat keterangan hasil tes COVID-19, saat ini sudah berbentuk Ddgital dengan memanfaatkan aplikasi  eHAC.

Suasana di Bandara Sultan Thaha Jambi.
Suasana di Bandara Sultan Thaha Jambi. (tribunjambi/mareza sutan)

Hal ini sesuai dengan Surat edaran ( SE ) Satgas No. 5 dan 6  Tahun 2021 dan SE Dirjen P2P Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) No. 10 dan 12 Tahun 2021.

Dengan diberlakukannya aturan tersebut calon penumpang melakukan tes COVID-19 di fasilitas kesehatan [faskes] yang sudah teregistrasi di aplikasi eHAC tidak lagi mendapatkan surat bebas corona.

Tapi faskes mengirim hasil tes yang menyatakan negatif ke eHAC calon penumpang. Kemudian, calon penumpang mendapat QR Code di aplikasi eHAC.

Baca juga: Wawancara Eksklusif dengan Wanita Muda Pemalsu Ijazah, Suami Tidak Kerja, Saya Rela Ambil Risiko

QR Code di eHAC tersebut ditunjukkan calon penumpang di konter check in untuk diperiksa petugas maskapai.

Petugas maskapai juga akan ada di titik Security Check Point untuk memeriksa QR Code bagi calon penumpang yang melakukan self check in atau web check in. (Yon Rinadi/tribun jambi)

Sumber: Tribun Jambi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved