Wawancara Eksklusif

Wawancara Eksklusif dengan Wanita Muda Pemalsu Ijazah, "Suami Tidak Kerja, Saya Rela Ambil Risiko"

Kondisi hidup memaksa seorang wanita muda, M (24) untuk melakukan perbuatan melawan hukum.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/mareza sutan
M (baju merah) saat diwawancarai Tribun Jambi. Wawancara Eksklusif dengan Wanita Muda Pemalsu Ijazah, "Suami Tidak Kerja, Saya Rela Ambil Risiko" 

Wawancara Eksklusif dengan Wanita Muda Pemalsu  Ijazah, "Suami Tidak Kerja, Saya Rela Ambil Risiko"

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Kondisi hidup memaksa seorang wanita muda, M (24) untuk melakukan perbuatan melawan hukum.

Dia mengambil risiko dengan melakukan transaksi ijazah palsu--menerima pesanan, mengerjakannya, dan menjualnya kepada pemesan dengan biaya tertentu.

Tribunjambi.com mewawancarainya secara ekslusif atas izin dan penjagaan kepolisian mengenai perbuatan M. Berikut petikannya.

Tribun: Motif apa yang membuat Anda berani melakukan ini?

M: Ekonomi

Tribun: Anda sudah berkeluarga. Apa yang membuat Anda terdesak untuk bertindak seperti ini?

M: Suami saya tidak bekerja. Saya rela mengambil risiko.

Tribun: Kapan perrtama kali bertransaksi?

M: Akhir 2017, di Kota Jambi.

Baca juga: Melihat Museum Gentala Arasy, Wisata Religi Dengan Beragam Koleksi, Ada Beduk Raksasa Dari Soeharto

Baca juga: Cara Nurfaidah Sampaikan Materi Lewat TikTok, Durasinya Tidak Panjang dan Ada Musiknya

Tribun: apa sempat khawatir saat awal transaksi?

M: Khawatir atau tertekan itu tetap. Tapi kembali lagi ke kondisi ekonomi.

Tribun: Sebenarnya Anda tahu ini berisiko, melanggar hukum? Kemudian bagaimana Anda menawarkan jasa ini kepada konsumen?

M: Saya tahu. Saya tawarkan lewat media sosial.

Saya pasang iklan di forum-forum jual beli, karena sebelumnya pernah lihat ada satu akun yang pernah menawarkan seperti itu, tapi bukan di daerah kita.

Tribun: Bagaimana respons masyarakat?

M: Banyak yang merespons. Pro-kontra juga. Tapi fokus saya hanya mencukupi kebutuhan.

Tribun: Apa bekal yang dimiliki, sehingga bisa membuat desain ijazah seperti yang dipesan?

M: Tidak ada. Tidak pernah mengenyam kuliah. Saya hanya pernah belajar mengoperasikan komputer, belajar sendiri. Tapi bukan berarti sengaja bikin dengam format begitu.

Awal mulanya saya pernah mendesain bingkai, mendesain background. Di situ saya punya skil editing dan komputer.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved