Puluhan Tahun Membuka Usaha Terima Jahitan, Penjahit Winni Watir Berikan Pelatihan Gratis

pemilik UMKM Penjahit Winni Watir mengatakan, telah tiga tahun terakhir ini dia memberikan pelatihan kepada komunitas maupun orang pribadi.

Editor: Rahimin
tribunjambi/yon rinaldi
Winni Watir, pemilik UMKM Penjahit Winni Watir. Puluhan Tahun Membuka Usaha Terima Jahitan, Penjahit Winni Watir Berikan Pelatihan Gratis 

Puluhan Tahun Membuka Usaha Terima Jahitan, Penjahit Winni Watir Berikan Pelatihan Gratis

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI – Jiwa sosial beberapa pelaku UMKM di Jambi sudah tidak perlu diragukan lagi.

Sebelumnya Batik Rindani fokus memberikan pelatihan kepada penyandang disabilitas dalam membuat batik.

Kali ini ada Penjahit Winni Watir yang juga getol memberikan pelatihan kepada yang membutuhkan.

Winni Watir pemilik UMKM Penjahit Winni Watir mengatakan, telah tiga tahun terakhir ini dia memberikan pelatihan kepada komunitas maupun orang pribadi.

Baca juga: Pajero Indonesia Family Mampir Ke Kota Jambi, Bakal Hadiri Deklarasi Ranah Minang Chapter

Baca juga: Masuki Usia 11 Tahun, Tribun Jambi akan Gelar Kegiatan Virtual selama Satu Bulan Penuh

“Sampai saat ini ada sekitar 40 orang yang telah mengikuti pelatihan,” ujarnya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.

Wanita yang telah menunaikan haji 2013 ini tidak pernah membatasi setiap orang yang mau belajar menjahit kepadanya, baik yang tergabung dalam komunitas maupun orang pribadi.

Winni mengaku pada awalnya dia memberikan pelatihan kepada warga sekitar rumah yang membutuhkan.

Kemudian, dia memberikan pelatihan kepada anggota Komunitas Muslim Kreatif yang mana dia juga tergabung di dalam komunitas tersebut.

Dalam memberikan pelatihan, UMKM ini telah memiliki tiga orang instruktur. Sementara Winni juga membuat ruangan khusus pelatihan yang berada di sebelah kanan rumahnya.

Setiap kelompok yang mengikuti pelatihan berjumlah sekitar 15 sampai 20 orang.

Pelatihan Menjahit yang diadakan oleh UMKM ini hanya menerima kaum hawa saja, karena Winni sendiri dalam dalam membuat jahitan hanya memfokuskan untuk membuat baju wanita.

Saat ini, penjahit Winni lebih berfokus dalam membuat jilbab syar'i yang juga bisa digunakan sebagai mukenah untuk sholat.

Baca juga: Besudut, Warga Suku Anak Dalam Honorer di Kantor Camat, Yang Ingin Bertemu Presiden Joko Widodo

Baca juga: Kisah Nurfaidah, Guru Kreatif dari Kota Jambi Manfaatkan TikTok Untuk Mengajar

Namun, dia juga tetap menerima jahitan baju wanita berbagai macam model.

Penjahit Winni sendiri sebenarnya sudah cukup dikenal di kalangan ibu-ibu pengajian di Jambi, hal ini dapat terlihat dari banyaknya baju seragam pengajian yang dia kerjakan.

Winni menceritakan awal mula dia membuka usaha jahitan pelangganya hanya beberapa orang dari kalangan warga sekitar rumahnya.

Karena kualitas jahitan yang baik, dan juga promo dari pelangganya tadi akhirnya banyak konsumen baru yang mempercayakan jahitan kepadanya.

Ditambah lagi dia rajin mengikuti berbagai pengajian di Kota Jambi, sehingga pelanggannya makin banyak

“Apa lagi setelah di percaya untuk menjahit baju seragam dari berbagai majelis pengajian. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
353 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved