Wawancara Eksklusif

Kapolres Batanghari Dalam Wawancara Eksklusif, Tangani Covid-19 dan Jalankan Tugas Pokok (1)

Tribunjambi.com melakukan wawancara bersama Kapolres Batanghari, AKBP Heru Ekwanto, S.I.K mengenai perkembangan kasus selama masa pandemi Covid-19

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
AKBP Heru Ekwanto diwawancarai jurnalis Tribun Jambi. Kapolres Batanghari Dalam Wawancara Ekslusif, Tangani Covid-19 dan Jalankan Tugas Pokok (1) 

Kapolres Batanghari Dalam Wawancara Ekslusif, Tangani Covid-19 dan Jalankan Tugas Pokok (1)

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, MUARA BULIAN - Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan kasus di daerah, satu diantaranya Kabupaten Batanghari.

Tribunjambi.com melakukan wawancara bersama Kapolres Batanghari, AKBP Heru Ekwanto, S.I.K mengenai perkembangan kasus selama masa pandemi Covid-19 di sana. Isi wawancara itu dirangkum dalam kutipan berikut:

Tribun: Pada masa pandemi Covid-19 ini, apa yang menjadi kesibukan Polres Batanghari saat ini?

AKBP Heru Ekwanto: Polisi selalu sibuk karena kita kerjanya 24 jam melayani masyarakat. Yang paling utama sekarang kita kerjanya, ya melayani, melindungi, mengayomi.

Di tengah pandemi Covid-19, dalam hal ini seluruh dunia bahkan masih berusaha mencari solusi terbaik untuk menangani menanggulangi masalah Covid-19.

Satu di antara upaya yang dilakukan adalah pembatasan kegiatan masyarakat sekitar. Itu tetap dipersiapkan. Kita turut berupaya agar itu berhasil, efektif, dan kita dilaksanakan.

Baca juga: Mantan Wakil GM Hotel Berbintang di Jambi Ini Banting Setir Dirikan Resto Khas Nusantara

Baca juga: Berawal Dari Salad Buah, UMKM Milik Mantan Dosen ini Bisa Menjual 500 Item Per Hari

Di persiapan inilah yang bisa dikatakan perlu adanya kekuatan, tenaga, energi, waktu, bahkan juga materi untuk membantu dan mendukung Pemda.

Presiden sudah memberikan kewenangan, dedikasi, kepercayaan yang kuat terhadap TNI-Polri untuk melayani pemerintah, terutama melayani masyarakat dalam menangani Covid-19 ini.

Kami di Batanghari ini, selain terus menjalankan, kami juga terus mengevaluasi apa yang sudah dilakukan.

Kendala yang terjadi, kita berikan solusi. Kita kerja sama dengan stakeholder terkait dalam hal melayani masyarakat, baik dari perencanaan, pemetaan, sampai pada mencari inovasi, kreativitas dan paling tidak upaya membantu Pemda.

Tribun: Selain membantu penanganan Covid-19, apa yang menjadi fokus penanganan di jajaran Polres Batanghari?

AKBP Heru Ekwanto: Tentunya kita tetap fokus pada tugas pokok kita sejak sebelum ada pamdemi ini di wilayah hukum Kabupaten Batanghari. Alhamdulillah, tidak ada kendala.

Salah satu prioritas, dalam hal penanganan penanggulangan kegiatan rakyat di wilayah Kecamatan Bajubang, bahwa di sana adanya tambang yang melanggar hukum.

AKBP Heru Ekwanto
AKBP Heru Ekwanto (istimewa)

Kita menerapkan beberapa pola. Yang pertama penegakan hukum tetap dilakukan. Kemudian kita mendengarkan aspirasi masyarakat, keinginan Pemda, itu akan kita bantu, kita akomodir. Selain penegakan hukum, kita juga tetap koordinasi, komunikasi untuk menjalankan proses tersebut.

Tribun: Berarti, saat ini ada dua tugas. Selain menangani Covid-19, juga tugas pokok sebagai polisi. Bagaimana jajaran Polres Batanghari membagi waktu?

AKBP Heru Ekwanto: Kalau pembagian waktu, kami tidak kesulitan karena ada ketentuan dalam SOP.
Namun dalam penanganan Covid-19 ini, kami membutuhkan peran serta pihak lain, dalam hal ini masyarakat.

Mereka mesti sadar arti penting bahaya covid ini, untuk memutus rantai penularan. Rata-rata di Provinsi Jambi ini zona oranye, termasuk di wilayah Kabupaten Batanghari.

Dengan diberlakukan upaya ini, masyarakat sadar untuk mengurangi kerumunan, ini mudah-mudahan bisa mengurangi, dari zona oranye ke kuning, bahkan ke hijau

Baca juga: Cara Tilla Memilih Fashion, Tetap Terlihat Fashionable dan Tetap Nyaman Digunakan

Baca juga: Batik Rindani, Sudah Lahirkan Puluhan Motif Batik, Tiap Motif Hanya Poduksi Beberapa Helai

Tribun: Selama masa pandemi Covid-19, bagaimana perkembangan kasus di wilayah hukum Polres Batanghari?

AKBP Heru Ekwanto: Kalau Januari sampai Desember 2019 dibandingkan dengan 2020 yang masuk masa pandemi, tindak kejahatan di wilayah hukum Kabupaten Batanghari mengalami penurunan. Namun, pada 2021 triwulan pertama dibandingkan triwulan pertama 2020 ada sedikit kenaikan, khususnya kasus pencurian, mayoritas pencurian buah sawit.

Tribun: Apa faktor yang melatarbelakangi tindakan tersebut?

AKBP Heru Ekwanto: Secara analisis, kita memang belum mengkaji. Namun melalui BAP, anatomi pelaku, keterangan saksi, keterangan perkara, motivasinya masalah ekonomi. Ada yang kehilangan pekerjaan, ada yang kebutuhan meningkat.

Tentu selama masa pandemi ini kebutuhan meningkat, kena dampaknya di situ. Apa lagi, situasi ini juga masuk pada persiapan musim kemarau.

Tribun: Selain pencurian, perkara yang terus menjadi sorotan adalah narkotika. Bagaimana penanganan kasusnya di Batanghari?

AKBP Heru Ekwanto
AKBP Heru Ekwanto (istimewa)

AKBP Heru Ekwanto: Kasus narkotika masih ada. Semakin aktif kita mencari, maka hasilnya semakin banyak juga. Pelaku yang banyak, barang bukti yang banyak, dan jaringan yang banyak juga kita telusuri.

Kemarin kami melakukan penangkapan, membantu Direktorat Narkoba Polda Jambi, kami mendapatkan barang bukti 4 kilogram sabu. Mereka melintas di wilayah kita. Di sini merupakan jalur perlintasan dan jalur pemasaran. Terakhir, minggu lalu kita melakukan upaya penangkapan dengan barang bukti 4 paket kecil sabu.

Tribun: Sejauh ini, pelaku kasus narkotika yang ditangkap di wilayah hukum Polres Batanghari, apakah hanya pengguna atau juga pengedar?

Baca juga: VIDEO: Heboh Video Vicky Prasetyo Dengan Caline Evangelista, Pernikahan Mendadak Batal

Baca juga: Batik Rindani, Beri Kesempatan Buat Penyandang Disabilitas Memproduksi Batik

AKBP Heru Ekwanto: Sejauh ini yang kita tangkap, yang bersama Direktorat Narkoba Polda Jambi kemarin, itu membeli dan menjual. Mereka mencari keuntungan di sana. Tapi ada juga pemakai.

Wilayah baik di Muara Bulian, mau pun Kabupaten Batanghari ini tidak jauh dengan Kota Jambi. Mereka dengan mudah mendapatkan barang, dan ini jalur yang efektif dilalui mereka untuk distribusi.

Tribun: Bagaimana Polres Batanghari mendorong masyarakat agar taat hukum, khususnya untuk menjauhi narkotika, apa lagi di tengah pandemi Covid-19 ini?

AKBP Heru: Bagi masyarakat kami imbau, di saat pandemi Covid-19 ini, untuk terbiasa mengubah pola pikir kita. Kita ikhtiar untuk memerangi, memutus rantai Covid-19 ini.

Narkoba sampai saat ini tidak ada untungnya. Yang sudah terkena, biasanya akan berlanjut. Itu merugikan diri sendiri, merugikan orang lain. Kami ingatkan, kalau ada informasi laporkan ke kami, akan kami tindak lanjuti.

Kalau ada keterlibatan anggota juga laporkan. Kami akan tindak tegas. Jadi kami akan komitmen untuk menangani narkoba di Kabupaten Batanghari.(mareza sutan aj/tribun jambi)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved