Tol Trans Sumatera

Daftar Kecamatan dan Desa di Kabupaten Muarojambi Yang Dilintasi Tol Betung-Jambi

Pembangunaan tol Trans Sumatera, Betung-Jambi masuk wilayah Kabupaten Muarojambi, melintasi dua Kecamatan dan lima desa.

Editor: Rahimin
Dokumentasi HUtama Karya/kompas.com
Ilustrasi Tol Pekanbaru-Dumai Seksi I. Daftar Kecamatan dan Desa di Kabupaten Muarojambi Yang Dilintasi Tol Betung-Jambi 

Daftar Kecamatan dan Desa di Kabupaten Muarojambi yang Dilintasi Tol Betung-Jambi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, SENGETI - Pembangunaan tol Trans Sumatera, Betung-Jambi masuk wilayah Kabupaten Muarojambi, melintasi dua Kecamatan dan lima desa.

Kecamatan dan desa yang dilintasi tersebut ialah Kecamatan Mestong meliputi Desa Sungai Landai dan Muara Sebapo.

Sementara Kecamatan Jambi Luar Kota meliputi Desa Sungai Bertam, Pematang Gajah, dan Kelurahan Pijoan.

Baca juga: Jumat Pagi Tiba di Jambi, Hari Nur Cahya Murni Pj Gubernur Jambi Perempuan Pertama

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Batanghari, Terapkan Absensi Ganjil Genap Beri Peluang Pelajar Untuk Bimbel

Panjang lintasan yang dilalui tol Betung Jambi di wilayah Kabupaten Muarojambi ini juga mencapai 33,96 kilometer.

Seperti yang disampaikan Kabag Pertanahan dan Tapal Batas Setda Muarojambi, Iqbal.

Katanya, tahapan tol Betung Jambi, sudah melalui beberapa tahapan seperti tahapan perencanaan, tahapan persiapan dan tahapan penyerahan hasil akhir.

"Saat ini Tol Betung-Jambi sudah memasuki tahapan persiapan dan sudah masuk ke poin C melaksanakan konsultasi publik terhadap masyarakat yang dilintasi jalur tol tersebut," kata Iqbal Kamis (18/2/2021).

Ia mengatakan, di Kecamatan Mestong diperkirakan sekitar 36 orang lahan warga yang dilintasi, dari jumlah itu itu juga bisa bertambah dan bisa berkurang.

Baca juga: 20 Persen Warga Pandan Jaya Mulai Beralih Usaha Sarang Walet, Sebulan Bisa Dapat Rp 10 Juta

Baca juga: Profil Singkat Hari Nur Cahya Murni, Perempuan Pertama Yang Menjabat Pj Gubernur Jambi

"Setelah kita melakukan konsultasi publik degan masyarakat, untuk data awal bisa berkurang dan bisa berkembang contoh nya di kelurahan Pijoan awalnya 26 setelah diundang ternyata 22 orang warga yang terlintas," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved