Harga Bahan Pokok

Tepat Hari Imlek, Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional di Jambi Tetap Stabil

Perayaan Imlek tahun ini, tepatnya jatuh pada Jumat (12/2/2021). Namun, tak mempengaruhi situasi di pasar.

tribunjambi/zulkifli
Pedagang Pasar Angso Duo, Kota Jambi. Tepat Hari Imlek, Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional di Jambi Tetap Stabil 

Tepat Hari Imlek, Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional di Jambi Tetap Stabil

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI – Perayaan Imlek tahun ini, tepatnya jatuh pada Jumat (12/2/2021). Namun, tak mempengaruhi situasi di pasar.

Bahkan untuk harga bahan pokok di pasar tradisional yang ada di Provinsi Jambi masih relatif normal dan tak ada kenaikan harga, kecuali harga cabai rawit.

Staf Perdagangan Disperindag Provinsi Jambi Surono mengatakan, untuk harga cabai rawit sendiri sudah mengalami penuranan, kini menjadi Rp 95 ribu per kilogram dari sebelumnya mencapai Rp 98 ribu.

“Imlek ini tak ada gejolak yang mempengaruhi harga bahan pokok di pasar,” kata dia, Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Situasi Pandemi Covid-19, Perayaan Imlek di Kuala Tungkal Dilakukan Secara Sederhana

Baca juga: VIDEO Viral Aksi Polisi Bantu Kucing Menyeberang Jalan, Senang Dapat Banyak Pujian dari Warganet

Baca juga: Rektor UIN STS Jambi Resmikan 3 Hal Yang Dapat Membangun Jambi

Lanjutnya, tingginya harga cabai rawit tersebut disebabkan karena tingginya curah hujan atau cuaca ekstrem di beberpa wilayah produksi cabai. Sehingga untuk pengiriman di batasi hingga pasokan menjadi berkurang.

Kata dia, untuk harga bahan pokok lainnya masih sangat stabil seperti cabe merah kriting hanya Rp 40 ribu dan cabe merah biasanya hanya Rp 44 ribu per kilogram.

Ayam potong biasa yang hanya sebesar Rp 29 ribu perkilogram. Kemudian juga Bawang Merah yang hanya Rp 22 ribu per kilogram dan bawang putih sebesar Rp 22 ribu per kilogram.

Kemudian, dari pantauan di lapangan, masih banyak ruko dan pembeli yang masih melakukan aktivitas normal seperti hari biasanya. Ini tak mempengaruhi pendapatan para pedagang lainnya.

Satu di antara pedagang pasar Angso Duo, Lisa (32) menyebut dari pagi sampai siang masih aktivitas pasar tetap ramai seperti biasa. 

Lanjutnya, para pengunjung juga masih banyak yang datang untuk membeli sayur mayur. Kata dia, di tahun baru imlek ini tak mempengaruhi, pasalnya masih banyak nasyarakat yang membeli kebutuhan dapur di pasar.

“Kalau kita tak jualan di pasar pasti sepi, kalau imlek ini bagi mereka yang merayakan saja, seperti orang-orang China,” ujarnya.(zulkifli/tribun jambi)

Ikuti kami di
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved