Jalan Nasional

Sejumlah Jalan Milik Pemprov Jambi Diusulkan Jadi Jalan Nasional, Jalan Soetta Turun Status

Sejumlah ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Jambi diusulkan naik status jadi jalan nasional.

tribunjambi/zulkifli
Kasi Program Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi, Aan. Sejumlah Jalan Milik Pemprov Jambi Diusulkan Jadi Jalan Nasional, Jalan Soetta Turun Status 

Sejumlah Jalan Milik Pemprov Jambi Diusulkan Jadi Jalan Nasional, Jalan Soetta Turun Status 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Sejumlah ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Jambi diusulkan naik status jadi jalan nasional.

Satu di antaranya ruas Jalan RB Siagian menuju Bandara Sulthan Thaha Jambi dan ruas Jalan menuju pelabuhan Ujung Jabung

Namun untuk mengakomodir naiknya status Jalan RB Siagian menjadi jalan Nasional, maka Jalan Soekarno Hatta bakal diturunkan status dari jalan nasional menjadi Jalan provinsi, karena jalan utama pintu bandara berpindah.

Baca juga: Bandara Sultan Thaha Cegah Penyebaran Covid-19, Digitalisasi Dokumen Kesehatan Diterapkan

Baca juga: Kata Kepala KKP Jambi Soal Penanganan Covid-19, 100 Fasyankes Layani Digitalisasi Dokumen Kesehatan

Baca juga: Masjid Agung Al-Ittihad Tebo, dari Kemegahan hingga Arsitekturnya

Kasi Program Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi, Aan mengungkapkan, sejak 2019 setidaknya ada 12 ruas jalan milik Pemprov Jambi yang diusulkan menjadi jalan Nasional.

Namun saat ini masih dalam proses telaah teknis dan belum diputuskan oleh pusat (Kementrian PUPR) diterima atau tidak. 

"Saat ini masih proses dan belum ada keputusan dari pusat," Kata Aan Marandius Umbar saat diwawancarai Tribunjambi.com belum lama ini.

Dijelaskan Aan, perubahan status dari Jalan provinsi menjadi jalan nasional, ada persyaratan secara tekhnis yang harus dipenuhi.

Di antara persyaratan tersebut adalah, ruas itu untuk menghubungkan simpul-simpul trasnportasi nasional seperti bandara dan pelabuhan.

Selain itu, untuk menjadi jalan nasional juga harus memenuhi standar jalan nasional, salah rull atau ukuranya 15 Meter. Kemudian jalan tersebut sudah harus fungsional.

Baca juga: Buat Gerakan BEM FKIP Mengajar, Mahasiswa Unja Beri Pembelajaran di Rumah Untuk 318 Siswa di Jambi

Baca juga: Inilah Sejarah Universitas Jambi Yang Harus Tribunners Tahu, Mulai Dikukuhkan Sejak 1963 

Baca juga: Ujian Nasional Ditiadakan, Dinas Pendidikan Kota Jambi Tetap Adakan Ujian Sekolah

"Nanti dari usulan Pemda itu, ditelaah oleh tim teknis dari pusat dari sisi administrasi dan tekhnis," sebut Aan.

Update jalan naional dilakukan paling cepat lima tahun sekali, terakhir dilakukan pada tahun 2015. "Update terbaru saat ini masih berproses," pungkasnya.

Ikuti kami di
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved