Belajar di Rumah

Buat Gerakan BEM FKIP Mengajar, Mahasiswa Unja Beri Pembelajaran di Rumah Untuk 318 Siswa di Jambi

BEM FKIP Universitas Jambi gelar Program BEM FKIP Mengajar yang diikuti 318 siswa, 99 mahasiswa

istimewa
Kegiatan mengajar program BEM Fkip Universitas Jambi. Buat Gerakan BEM FKIP Mengajar, Mahasiswa Beri Pembelajaran di Rumah Untuk 318 Siswa di Jambi 

Buat Gerakan BEM FKIP Mengajar, Mahasiswa Beri Pembelajaran di Rumah Untuk 318 Siswa di Jambi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Ade Setyawati

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - BEM FKIP Jambi'>Universitas Jambi gelar Program BEM FKIP Mengajar yang diikuti 318 siswa, 99 mahasiswa yang mengajar di 6 provinsi dan 11 kabupaten atau kota.

Akibat wabah Pandemi covid-19, banyak hal yang ikut terdampak, diantaranya ada dibidang pendidikan yang hingga saat ini masih melakukan pembelajaran dari rumah masing-masing.

Karena dampak tersebut BEM FKIP Jambi'>Universitas Jambi membuat kegiatan yang dinamakan BEM FKIP Mengajar.

Kegiatan BEM Fkip Mengajar diadakan di beberapa titik se-Provinsi Jambi, yang terdiri dari 6 Provinsi dan 11 kabupaten atau kota.

Kegiatan ini diadakan bentuk Kepedulian BEM FKIP Universitas Jambi terhadap pendidikan yang terdampak covid-19.

Baca juga: Ujian Nasional Ditiadakan, Dinas Pendidikan Kota Jambi Tetap Adakan Ujian Sekolah

Baca juga: Inilah Sejarah Universitas Jambi Yang Harus Tribunners Tahu, Mulai Dikukuhkan Sejak 1963 

Di mana, pembelajaran dari rumah yang dijalankan selama pandemi kurang efektif.

"Akibat pandemi covid-19, banyak hal yang telah terdampak, termasuk dibidang pendidikan, seperti belajar online dan kita semua juga tau bahwa pembelajaran online itu memang kurang efektif. Siswa juga kurang menguasai materi dengan baik, hasil belajar yang menurun dan banyak kendala lainnya," jelas Arip Nurrahman selaku Gubernur BEM FKIP.

Lantaran pembelajaran online selama masa pandemi kurang efektif, mereka mencoba berkontribusi dengan program BEM FKIP mengajar

Kegiatan mengajar program BEM Fkip Universitas Jambi
Kegiatan mengajar program BEM Fkip Universitas Jambi (istimewa)

"Karena kendala tersebut BEM FKIP mencoba hadir untuk memberikan kontribusi di bidang pendidikan. Kami membuat program yang namanya BEM FKIP Mengajar, untuk mengajar anak-anak yang terdampak covid-19 tersebut," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Gubernur BEM FKIP berharap, apa yang telah dilakukan dapat memberikan sumbang sih dibidang pendidikan di masa Pandemi Covid-19 ini

Baca juga: Balai Latihan Kerja Provinsi Jambi Butuh Tambahan dan Upgrade Perlengkapan Latihan

Baca juga: Masjid Syaikh Utsman Tungkal, Masjid Megah Yang Jadi Ikon Baru di Tanjung Jabung Barat

"Harapannya dengan sedikit kontribusi yang dilakukan teman-teman FKIP, dan meskipun yang dilakukan masih gerakan kecil-kecilan setidaknya dapat memberikan manfaat dan dapat memberikan sumbang sih dalam pendidikan di Indonesia, khususnya dimasa pamdemi," tambahnya.

Dekan FKIP juga sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan BEM FKIP, kegiatan ini juga menjadi bagian bakti terdahap anak-anak bangsa

Kegiatan mengajar program BEM Fkip Universitas Jambi
Kegiatan mengajar program BEM Fkip Universitas Jambi (istimewa)

"Saya sangat apresiasi kegiatan ini, kegiatan ini menjadi bagian bakti kita kepada anak-anak bangsa dan BEM FKIP sudah menginisiasi praktik baik ini. Semoga ini berlanjut dengan cakupan yang lebih luas, baik dari sisi jumlah mahasiswa peserta maupun jumlah siswa dan cakupan daerahnya," kata Prof Dr rer nat Asrial, M.Si. selaku Dekan FKIP Unja.

Ikuti kami di
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved