Kesenian Jambi

Krinok, Kesenian Lisan Asal Jambi yang Masih Dilestarikan, Ada Sejak Zaman Dulu

Ada beragam kesenian yang ada di Provinsi Jambi. Satu di antaranya adalah krinok

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/Hendro Herlambang
Krinok adalah kesenian tertua yang telah ada sejak masa prasejarah dan masih dapat dijumpai hingga saat ini. 

Pada masa dahulu masyarakat Rantau Pandan belum mengenal notasi balok kelintang kayu, sehingga lebih mengandalkan naluri si pemain.

Agar menghasilkan nada-nada yang indah, kelintang kayu dimainkan oleh dua orang pemain.

Pada awalnya kelintang kayu dimainkan tanpa lagu, hanya alunan nada saja. Namun dalam perkembangan selanjutnya, seniman krinok di Rantau Pandan memadukan vokal krinok dengan alunan nada kelintang kayu sehingga menghasilkan seni musik yang lebih menarik.

Krinok Diiringi Musik

Seiring waktu, seni krinok mulai dipadukan dengan kelintang kayu. Pada fase ini krinok mulai dimainkan saat bekerja di sawah, baik vokal solo maupun duet.

Bahkan krinok dengan iringan kelintang kayu menjadi hiburan wajib bagi muda-mudi yang ikut serta dalam kegiatan beselang (gotong royong) di sawah maupun ladang.

Baca juga: Mengenal Sosok Pahlawan dari Jambi, Kolonel Abundjani, dari Pendidikan hingga Karier Militer

Baca juga: Sosok Dr Filius Chandra, Ketua STIKes Baiturahim Inisiator Wisuda di Puncak Marapi

Baca juga: Paham Dulu Sebelum Akses Layanan, Pesan Tazkia Duta Inklusi Keuangan Jambi

Dalam perkembangan selanjutnya, kesenian krinok tidak hanya diiringi dengan alat musik kelintang kayu.

Beberapa alat musik mulai dipadukan dengan krinok, seperti gong, gendang panjang serta biola. Keempat alat musik tersebut kemudian menjadi pakem bagi musik pengiring krinok. Dengan alat musik yang lebih lengkap, kesenian krinok semakin memikat para penggemarnya.

Fase ini dapat dikatakan sebagai fase penting dalam perkembangan krinok, karena dengan bertambahnya musik pengiring krinok menjadi suatu kesenian yang lebih dinamis.

Krinok yang telah dipadukan dengan iringan berbagai alat musik menjadi kesenian yang semakin digemari, terutama oleh muda-mudi.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved