Kesenian Jambi

Krinok, Kesenian Lisan Asal Jambi yang Masih Dilestarikan, Ada Sejak Zaman Dulu

Ada beragam kesenian yang ada di Provinsi Jambi. Satu di antaranya adalah krinok

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/Hendro Herlambang
Krinok adalah kesenian tertua yang telah ada sejak masa prasejarah dan masih dapat dijumpai hingga saat ini. 

Krinok, Kesenian Lisan Asal Jambi yang Masih Dilestarikan, Ada Sejak Zaman Dulu

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Ada beragam kesenian yang ada di Provinsi Jambi. Satu di antaranya adalah krinok, yang merupakan seni sastra lisan yang berasal dari Rantau Pandan, Kabupaten Bungo.

Dilansir dari kebudayaan.kemendikbud.go.id, krinok merupakan salah satu seni vokal tradisi yang dimiliki masyarakat Melayu di Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo, Jambi.

Krinok adalah kesenian tertua yang telah ada sejak masa prasejarah dan masih dapat dijumpai hingga saat ini.

Cikal bakal krinok sebagai sebuah seni suara telah ada jauh sebelum masuknya agama Budha ke wilayah Jambi.

Pada masa itu, seni vokal digunakan untuk pembacaan mantra atau doa tertentu. Inilah yang kemudian berkembang menjadi kesenian krinok.

Baca juga: Tribunners Harus Tahu, Ini Daftar Alamat Kantor Bupati dan Wali Kota di Provinsi Jambi

Baca juga: Daftar Nama Gubernur Jambi, Sejak Berdiri hingga Sekarang, Siapa Selanjutnya?

Krinok sendiri hingga kini masih acap dipertunjukkan, baik di daerah Rantau Pandan, mau pun di Provinsi Jambi.

Dalam perkembangannya sejak beberapa abad yang lalu, krinok menyebar sampai ke Bangka, Johor, Malaka, dan Pulau Pinang.
Pertunjukan krinok berkembang pesat pada masa pemerintahan Kerajaan Melayu Jambi (1722-1911).

Seni ini termasuk seni pertunjukan teater yang dimainkan juga dengan tarian, nyanyian, dan lawakan yang terjalin dalam satu alur cerita.

Awal Munculnya Krinok

Sumber: Tribun Jambi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved