Pecinta Barang Vintage

Surtiwi Pendawa Jati & Art Gallery Surganya Pecinta Barang Vintage

Jika Tribunners berada di Kota Jambi dan Anda mencari ataupun menggemari perabotan bergaya vintage, Surtiwi Pendawa Jati & Art Gallery Vintage-lah

Tribunjambi/Widyoko
BARANG VINTAGE - Selain perabot berbahan kayu jati, sejumlah pernak-pernik barang vintage juga menjadi koleksi di Toko Furniture Surtiwi Pendawa Jati & Art Gallery Jambi. 

Surtiwi Pendawa Jati & Art Gallery Surganya Pecinta Barang Vintage

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Jika Tribunners berada di Kota Jambi dan Anda mencari ataupun menggemari perabotan bergaya vintage, Surtiwi Pendawa Jati & Art Gallery Vintage-lah surganya.

Toko furniture yang berlokasi di Jalan Jend Sudirman, The Hok, Kota Jambi ini memiliki koleksi unik dari berbagai macam jenis perabotan jati dan benda-benda lawas.

Mulai dari lemari hias, cermin, kursi, sofa, TV tua, lukisan, serta masih banyak lagi.

Didi, pengelola toko furniture ini mengatakan di Kota Jambi sudah banyak toko yang menyediakan perabotan-perabotan terutama berbahan kayu jati.

Baca juga: Gayatri Chandra, Kontestan Indonesian Idol Asal Jambi, Ingin Bermanfaat Bagi Banyak Orang

Baca juga: Mengenal Sosok Pahlawan dari Jambi, Kolonel Abundjani, dari Pendidikan hingga Karier Militer

Sehingga dia berfikir untuk membuat pembeda, yakni sekaligus menjual pernak-pernik benda vintage. "Saya dan bos saya membuka toko ini pada 2013."

"Awalnya kami hanya menjual perabotan jati saja, seperti toko-toko furniture di Jambi pada umumnya," ungkap Didi atau biasa akrab dipanggil dengan Papa DJ, belum lama ini.

Selain perabot berbahan kayu jati, sejumlah pernak-pernik barang vintage juga menjadi koleksi di Toko Furniture Surtiwi Pendawa Jati & Art Gallery Jambi.
Selain perabot berbahan kayu jati, sejumlah pernak-pernik barang vintage juga menjadi koleksi di Toko Furniture Surtiwi Pendawa Jati & Art Gallery Jambi. (Tribunjambi/Widyoko)

Menurutnya, hal itu akan menjadi kurang menarik bagi masyarakat Kota Jambi, karena sudah banyak toko-toko seperti itu.

Sehingga terbesitlah ide untuk menjual pernak-pernik barang vintage.

"Kebetulan saya menyukai barang vintage dan saya kenal banyak dengan komunitas-komunitas barang vintage di Pulau Jawa."
"Sehingga saya mengumpulkan, lalu saya taruh di sini dan saya jual kembali," katanya.

Baca juga: Sosok Dr Filius Chandra, Ketua STIKes Baiturahim Inisiator Wisuda di Puncak Marapi

Baca juga: Paham Dulu Sebelum Akses Layanan, Pesan Tazkia Duta Inklusi Keuangan Jambi

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved