Kisah Sukses

Cerita Chef Ikhwan, Kembali Ke Jambi Setelah 13 Tahun Merantau Dari Negeri Jiran

Chef Muhammad Ikhwan, seorang perantau asal Jambi yang telah bekerja 13 tahun di Negeri Jiran. Kini kembali ke Jambi mengenalkan menu baru

tribunjambi/vira ramadhani
Chef Muhammad Ikhwan 

Cerita Chef Ikhwan, Kembali Ke Jambi Setelah 13 Tahun Merantau Dari Negri Jiran

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Chef Muhammad Ikhwan, seorang perantau asal Jambi yang telah bekerja 13 tahun di Negeri Jiran, Malaysia. Kini kembali ke Jambi mengenalkan menu baru dari berbagai negeri.

Muhammad Ikhwan pria kelahiran Jambi yang berusia 34 tahun ini, kini bekerja di Resto Raja Tomyam yang berlokasi di di Jalan Raden Wijaya, RT. 25, Kebon Kopi, Kota Jambi.

Ia mengatakan, saat berusia 20 tahun merantau ke Negeri Jiran hanya untuk mencari pekerjaan apa saja. Ia tidak menyangka akan menjadi seorang chef yang handal dan bahkan menjadi chef pada area elit di Malaysia.

“Saya bekerja di Malaysia itu di restoran daerah Putra Jaya yaitu kawasan pemerintahan pusat Malaysia. Disanalah sering ada event besar,” ujarnya di Resyo Raja Tomyam, Minggu (15/11/2020).

Baca juga: Kampus di Jambi Pecahkan Rekor MURI, Gelar Wisuda di Puncak Gunung Marapi

Baca juga: Suci Wulandari, Mahasiswi yang Bikin Komunitas Jambi Greeneration

Ikhwan menambahkan kini akan menetap di Jambi menjadi Chef di Resto Raja Tomyam dan memperkenalkan kepada masyarakat Jambi tentang makanan yang biasa ia buat di Malaysia. Dan sekarang ia telah mempunyai istri juga sehingga lebih memantapkan hatinya untuk menetap di Jambi.

“Saya memang dulu punya niat balik ke kampung halaman. Berbagi ilmu yang saya dapat di negri orang, menerapkannya dan membuatkan makanan di Malaysia kepada masyarakat Jambi,” ujarnya.

Ikhwan menyampaikan menjalani profesinya sebagai Chef seperti sekarang itu tidak sengaja. Pertama masak ia memasak roti cane, kuahnya itu rasanya seperti kuah kari dan kuah dall.

“Apapun yang saya masukan ke kuali itu rasanya kata orang sedap. Jadi kata orang itu ada basic gitu. Maka dari itu saya teruskan dan tekunkan,” ungkapnya penuh antusias.

Setelah itu ia mengikuti Kursus masak di Malaysia. Ia diajarkan cara mengendalikan makanan, membedakan makanan yang fresh dan cocok untuk menu. Disana juga dilakukan cek kesehatan secara rutin seperti suntuk vaksi satu tahun sekali.

Ikhwan bawa atau perkenalkan menu dari Malaysia ke Jambi, telah puluhan menu yang disajikan pada Resto Raja Tomyam ini. Namun tentu ada perbedaan juga.

Baca juga: Hutan Punya Nilai Ekonomi, Masyarakat Bisa Mendapatkan Benefit dari Menjaga Hutan

Baca juga: Historikal Hutan Jambi dari Waktu ke Waktu, di Pandangan Direktur KKI Warsi

“Tomyam kalau di Malaysia hanya lauk, kuah dan rempahnya. Namun di Jambi ini saya tambahkan sayur-sayuran karena menyesuaikan dengan lidah orang Jambi,” ungkapnya.

“Misalnya ayam paprik di Malaysia, disini saya beri nama ayam paparito. Ada menu ala cina mie hailam, kwetiau kongfu, sapo tahu. Dan ada menu ala thailand juga,” tambahnya.

Supriyadi, selaku Owner Resto Raja Tomyam menyampaikan sangat senang memiliki Chef Internasional dan sangat berpengalaman. Dengan Chef handal seperti Ikhwan ia sangat yakin dengan rasa dan kualitas makanan yang akan disajikan pad Resto Raja Tomyam.

“Maka dari itu saya bilang suasana disini memang seperti kaki lima namun rasanya seperti bintang lima. Saya sendiri telah merasakan masakan-masakan chef kita ini, rasanya tidak diragukan lagi. Setiap masakan memiliki cita rasa yang kuat dan menggugah,” ungkapnya. (Tribunjambi/Vira)

Ikuti kami di
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved