Kisah Sukses

Kisah Yohana, Jadi Fasilitator Pendidikan Anak Rimba, Ceritakan Keseharian Hidup di Rimba

Menjadi fasilitator pendidikan bagi anak-anak Suku Rimba memberikan Yohana Pamella Berliana Marpaung pengalaman yang tidak ternilai.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
tribunjambi/mareza sutan
Yohana Pamella Berliana Marpaung saat diwawancarai reporter Tribun Jambi 

Tribun: Orang tua kamu setuju, tidak?

Yohana: Awalnya sempat jadi pertanyaan juga. Kalau dari papa, selalu menekankan saya, tanggung jawabi apa yang sudah dilakukan. Ketika sudah mendaftar di sini, tanggung jawabi, soalnya ketika saya menolak ini, akan ada pelamar lain yang sebenarnya dia pengin, gara-gara saya sudah masuk sini, saya mengalahkan dia, dia juga akhirnya tidak dapat. Ketika kamu sudah mengambil ini, tanggung jawabi pekerjaanmu sebisa mungkin.

Kalau dari orang tua perempuan, kit a tahu ibu mana yang mau anaknya seperti ini. Sudah sekolah tinggi-tinggi, sudah anak perempuan satu-satunya, boru panggoaran, disuruh masuk rimba. Yang awalnya kulitnya mulus tiba-tiba sudah ada bekas gigit pacat, sampai pernah ditanya, apa sih Kak pekerjaamu ini? Saya kemudian ceritakan. Saya sering videocall sama orang tua, inilah pekerjaanku. Dia jadi belajar bersyukur. Jadi kalau ditanya, orang tua bagaimana? Satu sisi setuju, satu sisi tidak. Tapi yang tidak ini, kita ksih tau apa yang kita kerjakan agar bisa menerima kita.

Tribun: Apa pelajaran yang kamu dapatkan, yang bisa jadi pembelajaran bersama?

Yohana: Karena saya bekerja di Warsi yang dekat banget dengan konservasi lingkungan, ada tradisi orang rimba  yang benar-benar menjaga lingkungannya. Setiap anak lahir, ada pohon yang ditanamkan sebagai KTP atau akta lahir anak. Nah, itu secara tidak langsung sebagai reboisasi hutan. Ketika banyak orang membalak, mengambil-ambil kayu, mereka sampai sekarang, meski tinggal lagi tinggal di rimba, tetap ada pohon lahirnya.

( Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
181 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved