Sosok Sukses

Prof Su'aidi Asy'ari, Rektor UIN STS Jambi, Putra Sungai Manau yang Menuntut Ilmu Hingga Kanada

Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin merupakan satu di antara perguruan tinggi negeri ternama di Provinsi Jambi.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
Istimewa
Kegiatan di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi yang dihadiri Rektor UIN dan anggota DPR RI, Hasan Basri Agus 

Prof Su'aidi Asy'ari, Rektor UIN STS Jambi, Putra Sungai Manau yang Menuntut Ilmu hingga Kanada

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin merupakan satu di antara perguruan tinggi negeri ternama di Provinsi Jambi.

Perkembangan kampus ini tidak terlepas dari peran Rektor UIN, Prof. Dr. Su'aidi Asy'ari, MA, Ph.D. 

Pria 57 tahun itu merupakan putra keenam dari delapan bersaudara. Dia lahir di Sungai Manau, 1963 silam.

Darah seorang guru dan tokoh besar mengalir dalam dirinya. Ayahnya adalah almarhum Guru Asyari Salim, pendiri Madrasah Nurul Falah Kecamatan Sungai Manau.

Prof Su'aidi menikah dengan Dra. Hj. Chodijah. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai 3 orang anak. Anak pertama adalah Fadhilatul Hikmah, SH, LLM, alumni Washinhton University Amerika yang kini mengabdikan diri sebagai dosen di UGM.

Baca juga: Kisah Haru Ibu Asal Bungo, Mendaki Gunung Dempo, Kenang Kepergian Anak dan Menantunya

Baca juga: Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Siapa Sebenarnya Raden Mattaher? Singo Kumpeh Penentang Penjajah

Putra kedua Prof Su'aidi adalah Haekal Al-Asyari, SH, LLM, alumni UII dan Debrecen University, Hungaria. Anak ketiga adalah Fairuz El-Mechwar yang membawa almamater UGM.

Pendidikan dan Pelatihan

Prof Dr H Suaidi Asyari, MA, Ph.D. telah menempuh berbagai jenjang pendidikan dan pelatihan baik dalam maupun luar negeri.

Gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam kajian Islam dan Politik di Indonesia dia peroleh dari the University of Melbourne, Australia pada 2007 di bawah bimbingan, Prof. Merle Calvin Ricklefs, Prof. Abdullah Saeed, dan Prof. Arief Budiman.

Selain itu, gelar doktor dalam kajian Sejarah Peradaban Islam dia peroleh dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2009 di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Azyumardi Azra, MA, Prof. Dr. H. Swito.

Penandatanganan MoU yang dihadiri Rektor UIN, Prof Dr Su'aidi dan Wakil ketua Komisi VIII DPR RI
Penandatanganan MoU yang dihadiri Rektor UIN, Prof Dr Su'aidi dan Wakil ketua Komisi VIII DPR RI (Istimewa)

Sebelumnya, dia telah memperoleh gelar Magister of Arts (MA) dari McGill University, Kanada, tahun 1999 di bawah bimbingan Prof. Howard M. Piderspiel dan Prof. Uner Turgay.

Dalam priode teresebut dia juga sempat memperoleh sertifikat Intensive Course on Total Quality Management (TQM) dan Intensive Course on Teaching and Learning in Higher Education keduanya dari McGill University.

Gelar Doktorandus (Drs) dalam jurusan Dakwah beliau peroleh dari Fakultas Ushuluddin IAIN STS Jambi pada tahun 1990 dan gelar Bathelor of Arts (BA)-nya 1988 di bawah bimbingan masing-masing Drs. Mahmud Manan, Drs. Rafi’i Nazori dan Drs. M. Hatta, MA.

1992, dia berhasil masuk dalam 30 orang calon dosen IAIN se Indonesia mengikuti Pembibitan Calon Dosen, yang kemudian dilanjutkan dengan English for Academic Purposes (EAP I) pada 1993 di Jakarta, dan EAP II di Bali pada 1994, sebelum dia berangkat melanjutkan S2 di McGill University, Montreal Canada 1997.

Prof Suaidi Asyari adalah jebolan Pesantren Asad Olak Kemang Jambi seberang dan Pesantren Mustofawiyah Purba Baru, Tapanuli Selatan.

Baca juga: Peran Prof Suaidi Dalam Perkembangan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin

Baca juga: Atasi Bayi Rewel karena Tumbuh Gigi, Zayd Sempat Demam Hingga 40 derjat Celsius

Sedangkan untuk SMPnya dari SMP Sungai Manau dan Tsanawiyahnya diperoleh dari Tsanawiyah Purba Baru Tapanuli Selatan.

Ijazah SD diperolehnya dari SD I Sungai Manau pada tahun 1976 dan MIS-nya dari MIS Nurul Falah di bawah asuhan ayahnya sendiri Guru Asyari Salim.

Afiliasi Profesional Akademis

Suaidi Asyari tergabung dalam sejumlah Afiliasi Akademis profesi di sejumlah negara.

Dia tergabung dalam anggota Tim Kelompok Kerja Guru Besar PTKIN Dirjen Pendididikan Islam Kementerian Agama RI 2019. Dia juga tergabung dalam anggota Asian Islamic University Association (AIUA).

Prof Suaidi terdaftar sebagai Anggota Association for Asian Studies (AAS) berbasis di USA dengan nomor keanggotaan #709960.

Dia juga terdaftar sebagai Anggota Association of Southeast Asian Studies (ASAS) berbasis di United Kingdom Inggris #M17080137283.

Dia juga sebagai anggota Association of Southeast Asian Studies in the UK (ASEASUK). Prof Su'aidi juga sebagai AnggotaAustralian Association of Islamic and Muslim Studies (AAIMS), berbasis di Autralia.

Pengalaman Menduduki Jabatan

Sebelum menjadi Rektor UIN STS Jambi 2019-2023, Profesor Suaidi juga sudah diberi amanah menduduki sejumlah jabatan.

Sebelum menjadi rektor, dia dipercaya sebagai Wakil Rektor I IAIN STS Jambi 2015-2017 dan 2017-2019.

Dia juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN STS Jambi, 2012-2015. Sebelumnya, dia dipercaya mengemban jabatab Asisten Direktur I (Bidang Akademik), Program Pascasarjana IAIN STS Jambi, 2009-2014.

Baca juga: Secuil Kisah Komunitas Guru Jambi Mengajar di Pedalaman ‘Semangat Mereka Luar Biasa’

Baca juga: Komunitas 1000 Guru, Komunitas Sosial Didik Anak-anak Pedalaman, Anggotanya dari Dokter hingga Artis

Prof Suaidi juga sebagai Pendiri dan Direktur Eksekutif Center for Language and Foreign Affairs (CLEFA) (Pusat Bahasa dan Kerjasama Luar Negeri), Program Pascasarjana, IAIN STS Jambi, 1999-2000; dan sebagai Pendiri dan Direktur Eksekutif Center for Teaching and Learning Development (CTLD), IAIN STS Jambi, 2000-2002.

Pembangunan di UIN STS Jambi

Dipercaya sebagai rektor, Prof Su'aidi berupaya membangun UIN STS Jambi agar lebih maju dan terus bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

Dia menjabat rektor UIN STS Jambi sejak 16 Oktober 2019. Dia menggagas paradigma transintegrasi, yang mengikuti modernisasi dan perkembangan ilmu lainnya dengan tidak meninggalkan keilmuan Islam sebagai dasar dari pendidikan tinggi di UIN.

Di sektor pembangunan, dia mengembangkan UIN STS Jambi dengan melengkapiberbagai fasilisitas.

Baca juga: Janganlah Ragu Memulai Saat Ada Kesempatan, Pengalaman Fanny Saat Usia Muda Ngajar di Banyak Lembaga

Di Kampus I, Telanaipura, terbuka untuk umum Language Center dan Bimbingan Beasiswa Mancanegara, Quran Related and Training Center,  fasilitas olahraga, hotel dan gymnastic beserta senam, hingga area inovasi bagi para mahasiswa.

Sedangkan di Kampus II, Sungai Duren, akan dikembangkan Sutha Resort, Lake, dan Restoran Ikan Semah, sportarium, ring road, hingga Compact Eco-edu Tourism.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved