Pahlawan Nasional

Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Siapa Sebenarnya Raden Mattaher? Singo Kumpeh Penentang Penjajah

Raden Mattaher merupakan satu di antara pejuang asal Jambi. Dia dikenal dengan julukan Singo Kumpeh.

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Rahimin
zoom-inlihat foto Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Siapa Sebenarnya Raden Mattaher? Singo Kumpeh Penentang Penjajah
istimewa
Raden Mattaher

Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Siapa Sebenarnya Raden Mattaher? Singo Kumpeh Penentang Penjajah

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Raden Mattaher merupakan satu di antara pejuang asal Jambi. Dia dikenal dengan julukan Singo Kumpeh.

Julukan itu disematkan padanya karena keberaniannya menentang penjajah. Pada 10 November 2020, Pemerintah RI menganugerahi gelar pahlawan padanya.

Siapa sebenarnya Raden Mattaher?

Riwayat Kelahiran dan Silsilah

Raden Mattaher terlahir dengan nama Raden Mohammad Tahir. Dia merupakan pejuang asal Jambi yang dikenal berani.

Mattaher yang juga dikenal dengan nama Pangeran Matthahir dilahirkan di Dusun Sekamis, Kasau Melintang Pauh, Air Hitam, Bathin VI, Jambi, pada 1871.

Baca juga: Peran Prof Suaidi Dalam Perkembangan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin

Baca juga: Atasi Bayi Rewel karena Tumbuh Gigi, Zayd Sempat Demam Hingga 40 derjat Celsius

Ayahnya bernama Pangeran Kusin, sedangkan ibunya bernama Ratumas Esa (Ratumas Tija), seorang perempuan kelahiran Mentawak Air Hitam Pauh, yang dulunya menjadi daerah berkuasanya Temenggung Merah Mato. Ayahnya wafat di Mekah.

Dalam silsilahnya, Raden Mattaher bin Raden Kusin gelar Pangeran Jayoninggrat bin Pangeran Adi bin Raden Mochamad gelar Sultan Mochammad Fachruddin tidak jauh dari pahlawan nasional asal Jambi, Sultan Thaha Syaifuddin.

Raden Mattaher merupakan cucu Sultan Thaha Syaifuddin.

Tali keluarga Raden Mattaher dan Sultan Thaha Syaifuddin karena kakek Raden Mattaher bernama Pangeran Adi merupakan saudara kandung Sultan Thaha Syaifuddin.

Cucu Raden Mattaher menyerahkan foto Raden Mattaher ke  Wali Kota Jambi DR Syarif Fasha
Cucu Raden Mattaher menyerahkan foto Raden Mattaher ke Wali Kota Jambi DR Syarif Fasha (istimewa)

Raden Mattaher punya beberapa nama dan julukan, di antaranya, Raden Mohammad Tahir, Pangeran Mattahir, Raden Mat Tahir, Mat Tahir, dan Singo Kumpeh.

Perjuangan Melawan Penjajah

Nama Raden Mattaher hingga kini tidak asing terdengar di telinga, terutama masyarakat Jambi. Selama masa perjuangan, Pangeran Mattahir dipercaya sebagai panglima perang.

Sosok Raden Mattaher punya peran sentral dalam menumpas penjajahan Belanda pada masa kolonialisme di wilayah Jambi.

Pada masa itu, Raden Mattaher bersama warga terus berjuang mengusir penjajah. Itu terus dikenang hingga kini, sebagai tanda jasanya.

Baca juga: Secuil Kisah Komunitas Guru Jambi Mengajar di Pedalaman ‘Semangat Mereka Luar Biasa’

Baca juga: Komunitas 1000 Guru, Komunitas Sosial Didik Anak-anak Pedalaman, Anggotanya dari Dokter hingga Artis

Mat Tahir dikenal dengan taktik gerilyanya. Bersama pasukannya, dia terus menggempur prajurit Belanda.

Raden Mattaher punya pola penyerangan yang sulit ditebak. Dia menyerang kapal-kapal Belanda yang masuk ke Jambi lewat jalur sungai.

Dia membentuk barisan yang bergerak dari Muaro Tembesi hingga Muaro Kumpeh. Barisan tersebut bertugas sebagai pertahanan dan perlawanan terhadap Belanda.

Pada 1858, bersama Sultan Thaha Syaifuddin dan para pasukan, dia ikut menenggelamkan kapal Belanda di Sungai Kumpeh.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
176 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved