Ogah Jual ke Tengkulak, Petani Cabai di Kota Jambi Ini Memilih Berjualan Secara Online

Edi Junaedi sedang asik dengan aktifitasnya mengolah kebun ketika Tribunjambi.com menghampirinya.

Editor: Rahimin
tribunjambi/yon rinaldi
Edi Junaedi sedang asik dengan aktifitasnya mengolah kebun 

“Kalau dulu saya panen baru posting di sosmed, sekarang saya posting dulu baru panen,” katanya.

Inovasi Bisnis

Selain cabai dan hasil pertanian palawija lainya saat ini Edi juga mengembangkan berbagai macam jenis bibit buah-buahan untuk dia jual.

Baca juga: Cerita di Balik Berdirinya Tugu Juang, dari Sejarah Hingga Simbol Perjuangan Rakyat Jambi

Baca juga: Aglaonema dan Keladi Buat Jimi Putra Bisa Raup Keuntungan Belasan Juta Saat Pandemi Covid-19 Ini

Berdasarkan pengamatan Tribunjambi.com sendiri, tampak berbagai macam bibit jenis jeruk berjejer rapi dalam polybek hitam.

Selain itu ada juga bibit daun mint dan buah tin yang sedang dia kembangkan.

Tidak hanya itu Edi juga menyediakan bibit anggur, Cuma yang satu ini belum diperjual belikannya, karena dia belum bisa menjamin bibit anggurnya menghasilkan buah dengan kualitas terbaik.

Lagi Masa Paceklik

Edi mengatakan saat ini, tanaman cabainya bisa dikatakan gagal panen, banyak dari cabainya yang terserang penyakit sehingga hanya 20 persen yang bisa dipanen.

Baca juga: Tribunners Mau Tahu Cara Merawat Aglaonema Agar Tumbuh Subur, Ini 4 Tips Dari Jimi Putra

Itulah kenapa dia tidak memposting hasil panennya di periode ini, hanya beberapa pelanggan setianya yang dia infokan Via aplikasi whatsapp. Adapun nomor whatsapp yang biasa digunakan Edi untuk berkomunikasi dengan konsumennya adalah 0822 5200 5561.

Lebih lanjut Edi menceritakan bukan cuma dia saja yang mengalami masa paceklik, beberapa petani cabai di Provinsi Jambi juga mengalami hal serupa. (Tribunjambi.com/Rinaldi).

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
166 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved