Edi Hartanto Sukses Merubah Cireng Menjadi Makanan Ala-ala Korea

Jika ingin sukses, Bisnis UMKM memang harus kreatif untuk memasarkan produknya. Seperti yang dilakukan Edi Hartanto

Editor: Rahimin
tribunjambi/yon rinaldi
Karyawan Edi sedang memperlihatkan cirengpop hasil olahannya 

TRIBUNJAMBIWIKI.COM, JAMBI - Jika ingin sukses, Bisnis UMKM memang harus kreatif untuk memasarkan produknya.

Seperti yang dilakukan Edi Hartanto, dia sukses merubah makanan rakyat cireng  menjadi ala ala Korea.

Selain itu, ubi dan kentang pun mampu dibuatnya naik kelas menjadi makanan bintang lima khas anak millenial.

Secara tidak langsung Edi mampu mendongkrak harga jual menjadi lebih bersaing.

Mengusung brand CirengPop, Edi menjual satu cup produknya seharga Rp 20 Ribu. Harga yang sesuai jika melihat tampilan produk dan rasanya yang memang patut diacungi jempol.

Baca juga: Ikan Tapa Seberat 38 Kg Yang Dijual Iron Ini Jadi Pusat Perhatian Warga

Kemasannya sendiri dibuat semenarik mungkin. Unsur kekinian sangat terasa khususnya untuk kaum millenial.

Dibuat untuk sekali makan dan nyaman untuk dibawa kemana saja. Sekilas tampilanya seperti jajanan khas Korea.

Selain itu rasanya dan bentuknya juga dibuat lebih kekinian. Sangat berbeda sekali dengan cireng yang banyak dijual di pasaran. Klo tidak diperhatikan dengan seksama tidak akan tau kalau makanan itu adalah cireng.

Cheeselicious
Cheeselicious (tribunjambi/yon rinaldi)

Untuk lebih mendukung brand kekinian kelas atasnya, Edi tidak sembarangan memilih destinasi pemasarannya. Mal kelas atas di Kota Jambi menjadi pilihan utamanya.

CirengPop saat ini dapat ditemui di Mal Jamtos, Mal WTC dan Meranti. Jam bukanya sendiri mengikuti jam buka Mal.

Di Jamtos CirengPop berada di lantai dua. Di dekat Food Court, pas sebelum musolah. Satu lantai dengan Ace hardware.

Baca juga: Upaya Haniva Untuk Siswa Tunagrahita Belajar Saat Pandemi Covid-19, Butuh Persiapan Lebih

Di Mal WTC, CirengPop berada di lantai dasar, lebih tepatnya berada di depan Hypermart WTC.

Untuk di Meranti Swalayan, CirengPop berada di pelataran parkir di depan pintu masuk utama Meranti Swalayan.

kentang Krispi
kentang Krispi (tribunjambi/yon rinaldi)

Awal Mula Lahirnya CirengPop

Edi Hartanto mengatakan, awal mula ide terbentuknya bisnis ini karena dia suka makan cireng yang di jual di pinggir jalan.

Untuk menambah citra rasa pria tamatan SMK Unggul Sakti ini mencoba berkreasi di toping.

Baca juga: Apa Itu Hidrosefalus, Serta Pentingnya Ibu Hamil Kontrol Secara Berkala

Hobinya memposting makanan di sosmed, mengantarkan dia pada pelanggan pertama yang tertarik dengan unggahannya 2016 silam.

“ Waktu itu ada teman yang pesan, karena melihat postingan cireng kreasi ku,” katanya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.

sosis goreng
sosis goreng (tribunjambi/yon rinaldi)

Semenjak  itu, ia mulai membuka Pre-Order (PO). Ternyata responnya bagus dan banyak yang pesan. Rata-rata konsumennya lebih memilih Repeat Order.

Kala itu, permintaan akan CirengPop Edi tidak hanya di Jambi, ada juga permintaan dari Jakarta dan kota-kota lainya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
116 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved