Berkah Kolang Kaling Ramadan

Mata Helmi Menyusuri Pohon Enau di Desa, Berkah Ramadan Kolang Kaling Jambi

Minggu (10/5/2020), saat puasa ke 17, mata Helmi (52) tertuju pada buah beluluk yang menggantung di pepohonan enau milik tetangganya yang berlokasi...

Mata Helmi Menyusuri Pohon Enau di Desa, Berkah Ramadan Kolang Kaling Jambi
Tribunjambi.com/Hasbi
Helmi perajin kolang kaling di Kabupaten Muarojambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kolang kaling merupakan satu di antara hal yang khas di Jambi saat bulan puasa Ramadan.

Berkat kolang kaling juga, banyak orang mendapat sumber penghasilan, termasuk Helmi (52), warga Desa Setiris, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi.

Bulan Ramadan memberikan berkah bagi keluarga Helmi.

Pesona Masjid Tua di Seberang Kota Jambi, Dibangun Sejak 1880

Seperti Apa Wajah Thehok di Jambi saat Ini dan Dulu?

Air Sunngai Batanghari Meluap, Siap-siap Banjir di Jambi

Dia dan keluarga memanfaatkan momen itu dengan memroduksi kolang kaling dari buah beluluk atau buah enau, sebutan masyarakat Melayu Jambi.

Minggu (10/5/2020), saat puasa ke 17, mata Helmi (52) tertuju pada buah beluluk yang menggantung di pepohonan enau milik tetangganya yang berlokasi kurang lebih 1,5 Km dari tempat tinggalnya, di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo.

Helmi sudah 10 tahun menekuni pekerjaan sebagai memroduksi kolang kaling dari buah beluluk.

Ia mengatakan pekerjaan ini sudah ditekuni setiap kali menyambut bulan Ramadan.

Ia juga merupakan satu-satunya orang perajin buah beluluk yang ada di Desa Setiris, Kecamatan Maro Sebo.

Buah beluluk yang diambil berasal dari kebun enau milik tetangganya yang sudah dibeli senilai Rp 20 ribu per tandan.

Dengan lihai Helmi memilih mana buah beluluk yang cocok untuk dijadikan kolang kaling.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved