Musim Karhutla di Jambi

Jelang Musim Karhutla di Jambi, Daerah Rawan Dipasangi CCTV

Pemasangan CCTV ini dilakukan untuk mempermudah tim dalam monitoring jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Jelang Musim Karhutla di Jambi, Daerah Rawan Dipasangi CCTV
Tribun Jambi/Zulkifli
Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Persiapan mengahadapi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi sudah dilakukan oleh BPBD Provinsi Jambi bersama instansi terkait.

BPBD sudah berbincang-bincang dengan Danrem dan Kapolda Jambi, terkait hasil rapat teleconference dengan LHK yang juga dihadiri gubernur dan Dinas Kehutanan Provinsi Jambimengenai persiapan menghadapi karhutla.

Hasilnya, kata Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, daerah-daerah yang dianggap rawan kebakaran akan dipasang CCTV. Terkait hal ini sudah dipanggil pihak dunia usaha dan perusahaan untuk memasang di arealnya masing-masing.

Air Sunngai Batanghari Meluap, Siap-siap Banjir di Jambi

Tugu Juang, Monumen Perjuangan Warga Jambi Lawan Belanda saat Agresi Militer II

Asal Mula Nama Thehok, Sejarah Warga Tionghoa yang Datang ke Jambi Pada 1890

Pemasangan CCTV ini dilakukan untuk mempermudah tim dalam monitoring jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"CCTV ini nanti disambungkan ke posko, jadi ketika satelit NOA atau Tera yang melihat bahwa ada hostpot yang tingkat akurasinya di bawah 60 persen itukan belum tentu terbakar. Tapi kalau itu gambut itu berbahaya karena terbakar dari bawah, itu yang akan dipantau CCTV," sebutnya, Sabtu (9/5/2020).

Untuk saat ini, Bayu belum bisa menyebut berapa banyak jumlah CCTV yang akan dipasang. Namun ditegaskanya, yang akan dipasang itu adalah di wilayah-wilayah Gambut yang rawan terbakar.

"Untuk memudahkan kita melakukan monitoring, karena kalau hot spot kadang-kadang lewatnya pakai jam. Kalau dengan CCTV bisa lebih real time," ujarnya.

Lanjut Bayu, berdasarakan informasi dari Dirkrimsus Polda Jambi saat ini sudah ada CCTV yang dipasang oleh perusahaan-perusahaan namun belum terkoneksi ke posko karena belum ditetapkan status siaga.

"Kalau sudah naikan status siaga itu dikonekkan di posko," sebutnya.

Untuk tim sendiri, dikatakan Bayu tetap akan melakukan patroli baik darat maupun udara, Groundchek.

"Jika masih situasinya masih Covid-19 tentu dengan protokol kesehatan," pungkasnya. (Zulkifli)

Kampus Swasta di Jambi Jurusan IT, Stikom Dinamika Bangsa Jadi Andalan Cetak Tenaga Ahli

Mengapa Jambi Punya Tugu Keris di Kota Baru yang Jadi Ikon Kota?

Pesona Masjid Tua di Seberang Kota Jambi, Dibangun Sejak 1880

Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved