Landmark Kota Jambi

Museum Gentala Arasy dan Koleksi Benda Peninggalan Sejarah Islam Abad Ke-19

Menara Gentala Arasy merupakan tempat wisata edukasi yang banyak dikunjungi masyarakat dalam maupun luar daerah.

Penulis: Aline
Editor: Aline
IST/CAHYO ADI SUPRAPTO
Menara Gentala Arasy dan Sungai Batanghari dilihat dari ketinggian 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satu di antara ikon Kota Jambi, yaitu Gentala Arasy.

Ada dua landmark Kota Jambi di sini, Menara Gentala Arasy dan jembatan pedestrian yang melintang di atas Sungai Batanghari.

Menara Gentala Arasy merupakan tempat wisata edukasi yang banyak dikunjungi masyarakat dalam maupun luar daerah.

Suasana Ramadan di Masjid Agung Al Falah Kota Jambi saat Kondisi Pandemi Corona, Beda Banget

Berbagi Trik saat Komunitas Rubik Jambi Berkumpul, Selain Otak Ternyata Ada Rumusnya

Rezeki Dadakan Petani Nanas Tanjabtim Jadi Langganan Tersendiri, Kisah Suka Duka

Gentala Arasy juga memiliki museum pada ujung sebrang Jembatan Pedestrian Gentala Arasy.

Museum Gentala Arasy banyak berisikan koleksi-koleksi benda peninggalan sejarah abad ke-19, pada awal mula kedatangan Islam di Jambi dan benda-benda hasil koleksi sejarah Islam di Jambi.

Benda-benda di dalam museum itu berupa piring-piring keramik buatan China bermotif ayat Al-Quran, mimbar yang berusia lebih dari 100 tahun dan jubah ulama besar yang pernah berdakwah di Jambi.

Koleksi yang paling tua sabuk dan jubah yang dipakai Sri Sultan Mangkubumi dari Dusun Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo yang berusia 400 tahun.

Saat ini terdapat ratusan koleksi benda yang diperoleh dari hibah, beli, dan meminjam dari lembaga lainnya yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali oleh pemiliknya. (Ade Setyawati)

Lama Menghilang, Permainan Tradisional Gasing Kembali Ramai Dimainkan di Tanjab Barat

Lika-liku Kuala Tungkal dan Keluarga Mia Pembuat Kletek Udang, Potensi Daerah

Jembatan Rantau Keloyang, Jejak Peninggalan Kolonial Belanda di Bungo 1937

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
75 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved