Tak Ada Perpisahan Angkatan 2020

Di Jambi, Angkatan 2020 Berpisah Tanpa Perpisahan Setelah Ujian Nasional, Gara-gara Corona

Termasuk di Indonesia yang membuat sekolah harus diliburkan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun membuat keputusan UN ditiadakan.

Tribun Jambi/Nurlailis
Anggun Khairina Salwa siswi SMAN 4 Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Untuk bisa lulus dari sekolah biasanya siswa di Indonesia harus melewati Ujian Nasional (UN).

Pada 2020 ini dunia dikejutkan dengan pandemi corona sehingga mengharuskan orang untuk menjaga jarak.

Termasuk di Indonesia yang membuat sekolah harus diliburkan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun membuat keputusan UN ditiadakan.

Keputusan ini tentunya diambil sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona yang semakin luas di Indonesia.

Berbagi Trik saat Komunitas Rubik Jambi Berkumpul, Selain Otak Ternyata Ada Rumusnya

Sejarah Berdirinya Masjid Seribu Tiang Kota Jambi, Pembangunan Sekira 9 Tahun

Rezeki Dadakan Petani Nanas Tanjabtim Jadi Langganan Tersendiri, Kisah Suka Duka

Hal ini mengejutkan banyak pihak bukan hanya siswa yang akan melaksanakan UN saja. Bagi Anggun Khairina Salwa siswi SMA N 4 Kota Jambi selain tidak diadakannya UN, tentu yang membuat sedih adalah tidak adanya acara perpisahan sekolah.

“Momen berharga sekali seumur hidup terlewatkan. Tanpa selebrasi, tanpa foto dan tentunya kami angkatan 2020 kehilangan momen yang luar biasa setelah perjuangan dan kebersamaan selama 3 tahun,” ungkapnya.

Selama di rumah, iapun tidak berhenti belajar karena harus menyiapkan diri untuk mendaftar kuliah. disaat wabah corona ini informasi tentang universitas, mekanisme pendaftarannya maupun persiapan menghadapi tes masuknya dilakukan melalui online.

“Tentunya sulit, tapi harus dijalani. Harus tetap berjuang dan berjuang,” ujarnya.

Untuk SBMPTN ini rencananya ia ingin mendaftar ke fakultas kedokteran di universitas terbaik. Menurutnya target nilai UTBK yang tinggi menjadi kekhawatiran untuk tidak bisa menjangkaunya.

“Pandemik COVID-19 ini membatasi gerak untuk menimba ilmu dan memperdalam teori pelajaran,” pungkasnya. (nurlailis)

Mengapa Jambi Punya Tugu Keris di Kota Baru yang Jadi Ikon Kota?

Dari Lapangan Terbang Paal Merah Jadi Bandara Sultan Thaha Jambi, sejak Zaman Belanda

Jembatan Rantau Keloyang, Jejak Peninggalan Kolonial Belanda di Bungo 1937

Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved