Masjid Seribu Tiang Kota Jambi

Suasana Ramadan di Masjid Agung Al Falah Kota Jambi saat Kondisi Pandemi Corona, Beda Banget

Begitu juga dengan kegiatan buka bersama yang biasanya sering dilakukan, kini sudah tak ada lagi, guna mencegah penyebaran virus corona.

Tribunjambi/Rohmayana
Suasana di Masjid Agung Al Falah atau Masjid Seribu Tiang di Kota Jambi saat pandemi Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berbeda dengan tahun sebelumnya, Ramadan di Kota Jambi tahun ini.

Biasanya, jelang magrib hingga malam banyak orang berada di Masjid Agung Al Falah.

Namun karena pandemi corona, Masjid Seribu Tiang ini tak seramai Ramadan tahun lalu.

Di Masjid Agung Al Falah, pengurus mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak lagi Salat tarawih.

Begitu juga dengan kegiatan buka bersama yang biasanya sering dilakukan, kini sudah tak ada lagi, guna mencegah penyebaran virus corona.

Tribunjambi.com mencoba untuk melaksanakan Salat Ashar sana.

Saat masuk ke masjid, jamaah diharuskan untuk mencuci tangan serta harus memakai masker.

Suasana di Masjid Agung Al Falah saat pandemi Covid-19.
Suasana di Masjid Agung Al Falah saat pandemi Covid-19. (Tribunjambi/Rohmayana)

Namun sayangnya belum ada pengecekan suhu yang dilakukan oleh pengurus masjid.

Hal ini dikarenakan pemerintah belum menyiapkan termometer untuk mengecek suhu jamaah yang masuk.

“Kalau kami modal yakin saja, karena masyarakat ya mau beribadah ya paling disuruh cuci tangan saja,” kata Afis bagian keamanan masjid Agung Al Falah.

Pelaksanaan salat wajib juga masih dilakukan sesuai dengan rukun salat, yakni merapatkan shaf. Namun jamaah yang melaksanakan salat berjamaah saat ini sudah sedikit.

Suasana solat ashar di masjid Agung Al- Falah Jambi saat pandemi virus corona, Rabu (30/4/2020)
Suasana solat ashar di masjid Agung Al- Falah Jambi saat pandemi virus corona, Rabu (30/4/2020) (Tribunjambi.com/ Rohmayana)

Biasanya saat Ramadan solat wajib biasanya hingga mencapai 3 shaf penuh. Sementara pada Ramadan tahun ini hanya satu shaf saja, itupun terlihat tidak penuh.

Muhammad Zubir pengurus masjid Agung Al Falah mengatakan bahwa saat terjadi virus corona memang terjadi penurunan jumlah jamaah secara drastis. Namun dirinya tidak bisa memungkiri, hal ini karena merupakan bagian dari imbauan pemerintah.

“Artinya masyarakat sudah mulai paham akan bahaya penyebaran virus corona,” sebutnya.

Begitu pula dengan kegiatan malam yang biasa dilakukan di bulan suci Ramadan, kini sudah ditiadakan. Seperti tadarus, qiyamulail, itikaf, dan lainnya.

“Di masjid hanya boleh untuk melakukan salat Fardhu secara berjamaah. Lebih dari itu tidak boleh lagi. Termasuk solat Jumat,” pungkasnya. (Rohmayana/Tribun Jambi)

Ngintip Jembatan Gentala Arasy yang Melintasi Sungai Batanghari di Kota Jambi

Awal Mula dan Sejarah Berdirinya Bank Jambi pada 1959, Ternyata sudah 61 Tahun

Dulunya Kampung Narkoba Sekarang Danau Sipin Jadi Tempat Bersantai Warga Jambi

Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved