Minuman Khas Jambi

Minuman Khas Jambi dari Sari Buah Pedada, Banyak Tumbuh di Mangrove Tanjabbar dan Tanjabtim

Buah pedada merupakan buah mangrove. Di Provinsi Jambi, buah ini hanya ada di Tanjabtim dan lebih banyak ada di Tanjabar.

Tribun Jambi/Nurlailis
Sari buah pedada 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Buah pedada merupakan buah mangrove. Di Provinsi Jambi, buah ini hanya ada di Tanjabtim dan lebih banyak ada di Tanjabar.

Di sana, masyarakat masih belum mengetahui cara memanfaatkannya.

Karena rasanya yang masam, buah itu banyak tumbuh tanpa dimanfaatkan.

Seorang dosen ilmu gizi Stikes Baiturahim Jambi, Dini Wulandari, meneliti dan menjadikannya sebuah produk olahan sari buah pedada yang siap diminum.

Ia menceritakan sudah berminat untuk meneliti sejak menempuh S2- di IPB pada 2015.

Namun, itu baru terlaksana ketika jadi dosen di Stikba.

Dipasarkan Lewat Medsos, Anyaman Resam Warga Muarojambi Tembus Pasar Malaysia dan Singapura

Tumbuh di Atas Tanah Gambut, Suka Duka Petani Nanas Tanjabtim

Sejarah Perubahan Nama Museum Siginjei Jambi sampai Tiga Kali, Ada Apa dengan Keris Siginjei?

Penelitian ini dibantu oleh mahasiswa Stikba juga.

“Awalnya saya ingin menghasilkan produk oleh-oleh khas Jambi, jadi terpikir buah pedada. Hal ini juga didukung oleh permintaan yang banyak dari konsumen,” ungkapnya, (16/4).

Saat proses penelitiannya, ia juga bertemu dengan orang yang sudah menjadikan pedada sebagai olahan sirup, dodol dan selai.
Serta membudidayakan buah pedada di halaman kantor diklat Tanjabbar.

Sari buah pedada ini dapat meningkatkan imunitas karena anti oksidan yang tinggi yaitu mencapai 90,10 persen.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved