Nanas Tanjab Timur

Tumbuh di Atas Tanah Gambut, Suka Duka Petani Nanas Tanjabtim

Petani nanas Tanjabtim di RT 02, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pun mulai berkembang.

Tribun Jambi/Abdullah Usman
Petani nanas Tanjabtim, di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur 

TRIBUN JAMBI, MUARA SABAK - Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur ada perkebunan nanas seluar 10 hektare. Kawasan itu dalam tahap pengembangan.

Petani nanas Tanjabtim di RT 02, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pun mulai berkembang.

Dalam sepekan petani bisa memanen hingga 500 biji nanas, yang pemasarannya masih mengandalkan pasaran lokal dan pelanggan luar. daerah.

Perkembang nanas Tanjabtim menunjukan trend positif.

Keistimewaan Nanas Tanjab Timur, Ini yang Membedakan dengan Daerah-daerah Lain, karena Gambut?

Batik Kulit Jengkol dari Sarolangun Jambi, Perajin Lokal Promosikan Daerah

Namun, dalam pengembangan usaha perkebunan nanas, para petani sedikit mengalami kesulitan dalam melakukan pemasaran hasil.

Saat ini, selain mengandalkan pembeli lokal baik dari pasaran, ataupun pelanggan tetap yang datang dari luar kabupaten juga para petani mengandalkan pembeli borongan dadakan.

"Pembeli borongan tersebut seperti orang yang membutuhkan nanas untuk kebutuhan acara, semisal resepsi atau hajatan dan pesta lainnya. Biasanya mereka membutuhkan pasokan nanas cukup banyak," ujar Juniarti, pemilik kebun.

Diakuinya, kondisi pemasaran memang tidak selamanya baik. Apalagi saat kondisi pasokan nanas cukup banyak (lagi musim nanas).

Para petani akan kesulitan untuk dapat memasarkan hasil panen.

"Kadang tu kito siap panen banyak, ruponyo nanas luar jugo banyak yang masuk, atau berbarengan dengan nanas Tangkit tadi," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved