Nanas Tanjab Timur

Keistimewaan Nanas Tanjab Timur, Ini yang Membedakan dengan Daerah-daerah Lain, karena Gambut?

Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ada perkebunan nanas yang memiliki kualitas yang tak kalah bagus.

Tribun Jambi/Abdullah Usman
Petani nanas Tanjabtim, di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur 

TRIBUN JAMBI, MUARASABAK - Produksi nanas di Jambi bukan hanya di Tangkit yang telah terkenal hingga Pulau Jawa.

Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ada perkebunan nanas yang memiliki kualitas yang tak kalah bagus.

Bertempat di RT 02, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, ada perkebunan nanas seluar 10 hektare. Saat ini kawasan dalam tahap pengembangan.

Nanas Tanjabtim masih terbilang asing bagi masyarakat. Ini lantaran masyarakat lebih mengetahui produksi nanas Jambi berasal dari Tangkit.

Batik Kulit Jengkol dari Sarolangun Jambi, Perajin Lokal Promosikan Daerah

Daftar Kampus Swasta di Jambi, Sejarah Universitas Batanghari (Unbari) Berdiri 1 November 1985

Daftar Delapan Orang Pegiat Bulu Tangkis di Jambi Dapat Penghargaan dari Gubernur

Juniarti (43), petani nanas Desa Jati Mulyo, mengatakan perkebunan nanas di Desa Jatimulyo sudah ada sejak 201. Hanya saja masyarakat sekitar atau pelanggan tetap dari luar daerah saja yang mengetahui.

"Kalau untuk jenis dan bibitnya sendiri sama dengan nanas yang ada di Tangkit Jambi, karena memang bibitnya dari sana," ujarnya.

"Meskipun sama nanas kita tentu memiliki perbedaan dan keunggulan tersendiri. Terutama dari segi rasa dan juga pematangan yang dilakukan secara alami (tanpa bantuan obat) jadi rasa manisnya lebih legit," jelasnya.

Luas lahan perkebunan yang mencapai 10 Ha tersebut, saat ini yang siap panen setiap minggunya sekitar 2 Ha lebih. Sisanya, ada yang selesai ditanam atau baru berkembang.

Awal mula kebun nanas ini muncul, berawal dari puluhan hektare kebun sawit yang ditanam gagal akibat serangan hama babi hutan. 
Pemilik lahan dan warga lalu mencoba untuk menanam tanaman jenis lain yaitu nanas.

"Ternyata lahan gambut sangat bagus untuk nanas, akhirnya kini terus berkembang. Awalnya ini lahan dulunya sawit semua namun sekarang sudah beralih," terangnya.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati atau menjajal nanas Jati Mulyo atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan kebun nanas Pak Wiji, tak perlu waktu jika akan ke sana.

Via jalur darat, dari pusat Kabupaten Tanjabtim hanya 20-30 menit sampai ke simpang lokasi kebun nanas di depan kantor Desa Sidomukti, Kecamatan Dendang. Dari simpang tersebut, perjalanan lagi sekitar 15 menit.

"Jika sudah sampai di simpang kantor desa, insya Allah tidak akan nyasar jika bertanya dimana kebun nanas Pak Wiji," ujarnya.

Untuk ke sana, dapat ditempuh pakai kendaraan roda dua dan empat. Hanya saja saat musim hujan, kondisi jalan menuju lokasi kebun sedikit rusak karena masih merupakan jalan timbunan tanah. (Abdullah Usman/ Tribunjambi.com)

Merasakan Sensasi Menggambar Sketsa dengan Kopi, Eno: Mulai Dari yang Tipis

Sejarah Masjid Al-Falah, Masjid Tertua di Kabupaten Bungo yang Berdiri Sejak 1812

Jambi Sedang Uji Coba Aspal Karet? Ternyata Begini Bedanya dengan Aspal Biasa

Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved