Aspal Karet di Jambi

Jambi Sedang Uji Coba Aspal Karet? Ternyata Begini Bedanya dengan Aspal Biasa

Hanya saja, ternyata uji coba penggunaan aspal karet ini, belum berdampak terhadap petani karet di Provinsi Jambi. Karena tahun ini masih uji coba

Jambi Sedang Uji Coba Aspal Karet? Ternyata Begini Bedanya dengan Aspal Biasa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi aspal karet 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Uji coba penggunaan aspal karet untuk jalan di Provinsi Jambi akan dimulai tahun ini.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melaksanakan tender untuk kegiatan pembangunan aspal karet ini.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi, mengatakan sudah dilaksanakan penetapan pemenang terhadap kegiatan tersebut.

Hanya saja, ternyata uji coba penggunaan aspal karet ini, belum berdampak terhadap petani karet di Provinsi Jambi. Karena tahun ini masih uji coba dengan anggaran Rp 600 juta.

Panjang jalan yang akan dibangun aspal karet tersebut hanya 300 meter.

Rencananya akan dibangun di jalur dua arah, di depan IAIN Telanaipura Kota Jambi.

"Rp 600 juta tidak bisa berdampak kepada petani karet di Jambi. Karena kita tidak mengolah karet sendiri, namun beli produk jadi untuk dipasangkan ke jalan," katanya.

Dia mengatakan, dengan membeli produk jadi, artinya pihaknya tidak bisa menggunakan karet dari petani Jambi untuk diolah sebagai bahan aspal. Karena butuh anggaran besar untuk melakukan itu. Disamping peralatan serta teknoligi yang membutuhkan anggaran besar untuk mengolah sendiri aspal karet itu.

“Dengan uang hanya Rp 600 juta, tidak mungkin kita bangun pabrik, beli alat. Jadinya kita harus beli produk jadi dari luar. Tidak berdampak terhadap petani karet kita,” katanya.

Disamping itu, dia mengatakan volume pengerjaan masih terbilang sangat kecil. Karena tahun ini hanya sebatas uji coba saja sepanjang 300 meter. “Sehingga belum bisa kelola dan produksi sendiri bahan bakunya di Jambi,” katanya.

Pembangunan aspal karet itu sendiri, untuk membandingkan kualitas jalan berbahan aspal biasa dengan yang berbahan aspal karet. Makanya, lanjut Fauzi dibangun di jalur dua jalan. Sehingga jalur pertama menggunakan aspal karet, sementara jalur yang disebelahnya menggunakan aspal biasa.

“Dengan demikian, kita bisa bandingkan, bagaimana ketahanan aspal karet itu dibandingkan dengan aspal biasa. Insya Allah dalam waktu dekat ini sudah mulai. Karena tender, sudah tahap penetapan pemenang. Pihak ketiga juga menyanggupi pengerjaan, karena tidak mendatangkan alat atau teknologi lantaran kita beli produk aspal karet yang sudah jadi. Tinggal pasang,” pungkasnya.

Daftar Masjid-masjid Tua di Kabupaten Bungo, Ada yang Dibangun Sejak 1812 M

Daftar Lokasi ATM BCA di Jambi, Lengkap dengan Alamat Detailnya

Ikuti kami di
Penulis: Aline
Editor: Aline
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved