Warga Desa Pulau Betung Produksi Tongkat Persneling dari Kayu dengan Beragam Ukiran

Awalnya, warga di Desa Pulau Betung membuat ukiran-ukiran hiasan berupa ikan arwana, burung cendrawasih, mebel ukiran dan lainnya.

Penulis: suci08
Editor: Ami Heppy
Tribun Jambi/Rian Aidilfi
Perajin di kampung ukiran kayu di Desa Pulau Betung, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. 

Harga yang dipatok pun cukup bersahabat.

"Apapun permintaan dari pelanggan bisa kami penuhi," ucap Janik.

Saat ini, masih ada belasan warga termasuk dirinya dan keluarganya yang masih aktif membuat ukiran-ukiran dari kayu menjadi barang yang bernilai seni.

Janik dan keluarganya, saat ini fokus membuat ukiran kayu berupa tongkat persneling mobil bermotif hewan seperti ular kobra, ular naga, burung cendrawasih dan lainnya.

Lantaran, ukiran motif tersebut masih cukup diminati hingga saat ini.

"Kita juga membuat ukiran lainnya seperti meubel ukiran, hiasan berupa ikan dan lainnya tapi jika ada permintaan," katanya.

Dalam sehari, ia dan beberapa anggota keluarganya bisa membuat ukiran kayu berupa persneling mobil bisa hingga belasan.

Dan ukiran tersebut sudah siap untuk dijual dengan harga mulai dari Rp 40 ribu- Rp 75 ribu bergantung pada besar dan panjang bentuknya.

"Jika dihitung, dalam sehari bisa dapat 100 lebih ukiran kayu persneling mobil," katanya.

Jenis kayu yang digunakan para pengukir di desanya yakni rerata saat ini adalah kayu jenis durian, meranti dan merelang.

Disamping cocok untuk bahan utama ukiran, jenis kayu tersebut juga mudah didapatkan.

"Kayu jenis ini kuat dan tahan jika untuk ukiran namun kurang cocok untuk dijadikan bahan untuk membuat rumah," sebutnya.

Janik mengatakan, bagi peminat ukiran kayu bisa datang langsung ke RT 2, Desa Pulau Betung, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari.

Atau langsung memesan melalui nomor telepon dan whatsappnya di 0853-9871-8107.

"Kami jamin pemesan puas," tegasnya. (Rian Aidilfi / Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
26 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved