Warga Desa Pulau Betung Produksi Tongkat Persneling dari Kayu dengan Beragam Ukiran

Awalnya, warga di Desa Pulau Betung membuat ukiran-ukiran hiasan berupa ikan arwana, burung cendrawasih, mebel ukiran dan lainnya.

Warga Desa Pulau Betung Produksi Tongkat Persneling dari Kayu dengan Beragam Ukiran
Tribun Jambi/Rian Aidilfi
Perajin di kampung ukiran kayu di Desa Pulau Betung, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. 

Dari minat itu pula muncul permintaan dari pelanggan untuk membuat motif hewan lain.

"Saat kita berjualan, pelanggan ini minta dibuatkan motif-motif hewan lain seperti burung cendrawasih, tengkorak, naga dan lainnya," jelasnya.

Wika Salim yang Godain Ariel NOAH, Pernah Posting IG Berjudul Video Mesum dan Gagal Berumah Tangga

Minyak Kepayang, Olahan Buah Kepayang yang Miliki Banyak Manfaat

Pasang Surut Desa Betung Kabupaten Batanghari

Kisah Desa Pulau Betung di Jambi menjadi kampung ukiran kayu bukan berdiri secara instan.

Ada perjalanan satu di antara tempat wisata di Jambi ini memiliki ciri khas.

Desa Pulau Betung yang berada di Kecamatan Pemayung ini dulunya pernah berjaya pada 2000-an.

Kala itu masa kepemimpinan almarhum Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin.

Satu di antara perajin di desa tersebut, yakni Janik (47).

Perajin di kampung ukiran kayu di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.
Perajin di kampung ukiran kayu di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. (Tribun Jambi/Rian Aidilfi)

Warga sekitar ini menyebut bahwa desanya ini sejak 1990-an sudah menjadi desa khas ukiran di Provinsi Jambi.

"Hingga saat ini masih eksis walau tak seperti dulu," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (7/12/2019).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: suci08
Editor: Ami Heppy
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved