Seekor Anjing Laut Ditembak di Wajah, Pihak Konservasi Siapkan Rp 45 Juta Bagi yang Tahu Pelaku

Seekor anjing laut leopard dilaporkan tertembak di wajahnya di Pelabuhan Kota Auckland, Selandia Baru

Seekor Anjing Laut Ditembak di Wajah, Pihak Konservasi Siapkan Rp 45 Juta Bagi yang Tahu Pelaku
Michael Craig / New Zealand Herald
Owha, seekor anjinglaut berada di ponton di pelabuhan di Kota Auckland, Selandia Baru 

Anjing laut leopard betina ini adalah salah satu binatang langka di daerah Auckland, Selandia Baru.

Owha memiliki panjang sebesar 3.1 meter dengan berat mencapai 400 kilogram, seperti dilaporkan New Zealand Herald, (29/10/2019).

Sebelumnya, Owha dilaporkan terbaring lemas dan mengalami pendarahan di wajahnya akibat luka tembak yang diperkirakan dilakukan pada hari libur kemarin.

Setelah dilakukan pemeriksaan pada siang waktu setempat, Owha telah berada dalam kondisi yang stabil, namun masih bernafas menggunakan satu lubang hidungnya.

Sementara itu, kemungkinan kerusakan di bagian organ dalam masih terus dilakukan pemeriksaan.

Organisasi non profit, Masyarakat Pengawas dan Pelindung Konservasi Laut akan memberikan hadiah sebesar 5000 NZD bagi siapa saja yang mengetahui indormasi pelaku penembak.

Hadiah akan diberikan apabila informasinya mengarah pada pembuktian salah di pengadilan terhadap orang atau kelompok yang bertanggungjawab atas penembakan Anjing Laut leopard.

Pemimpin Masyarakat Pengawas dan Pelindung Konservasi Laut, Paul Watson, mengatakan bahwa anjing laut adalah spesies langka yang tak bisa diganti dan lebih bernilai daripada materi milik manusia yang dapat digonta-ganti.

"Speses Anjing Laut leopard adalah makhluk yang menawan dan bernilai, patut mendapatkan kehormatan dan perlindungan", ujar Paul.

Sampai saat ini, Anjing Laut leopard tersebut masih mengeluarkan darah yang merembes dari lubang bekas peluru yang melukainya, namun kembali terlihat di tempat favoritnya di dekat kapal di Westhaven Marina, Auckland, Selandia Baru.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Adya Rosyada Yonas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved