Inilah 3 Peristiwa Astronomi Langka yang Akan Terjadi di Bulan November, Jangan Sampai Terlewatkan!

Inilah tiga peristiwa astronomi langka yang akan terjadi bulan November 2019 ini, jangan sampai terlewatkan!

IIT Jodphur
Inilah peristiwa astonomi langka yang akan terjadi pada bulan November 2019 ini, jangan sampai terlewatkan! 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah peristiwa astronomi langka yang akan terjadi pada bulan November.

Peristiwa astronomi yang akan terjadi di November ini jangan sampai kalian lewatkan begitu saja.

Banyak peristiwa astronomi yang terjadi hanya beberapa tahun sekali.

Salah satunya yang telah terjadi pada bulan Oktober lalu, bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah luar angkasa ada dua astronot perempuan bernama Jessica Meir dan Christina Koch, berada di luar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada saat yang sama.

Peristiwa tersebut terjadi pada 18 Oktober 2019, dimana mereka berdua mengganti baterai yang terletak di luar stasiun.

Peristiwa tersebut merupakan kejadian pertama yang pernah ada dalam astronomi.

Baca: Kiamat Sebentar Lagi? Inilah Prediksi Benturan Galaksi Bimasakti dan Andromeda

Baca: Dari Hujan Meteor sampai Gerhana Matahari Cincin, Ini 4 Fenomena Langit di Akhir Tahun 2019

Selain itu, banyak kejadian alam lain yang terjadi pada bulan Oktober kemarin.

Yakni adanya tiga huja meteor: Draconid, Taurid Selatan, dan Orionid.

Hujan tersebut memberikan kesenangan bagi para penikmat bintang di seluruh dunia.

Mereka bisa menyaksikan banyak sekali bintang jatuh.

Hujan meteor Perseid di Colorado.
Hujan meteor Perseid di Colorado. (Instagram/larsleberphotography)

Lalu, peristiwa astronomi apa yang akan terjadi di bulan November ini?

Berikut adalah 3 peristiwa astronomi yang akan terjadi pada bulan November dikutip TribunnewsWiki dari Accuweather.com :

1. Transit Merkurius - 11 November 2019

Salah satu peristiwa astronomi terbesar sepanjang tahun akan berlangsung pada hari Senin, 11 November 2019.

Peristiwa tersebut adalah ketika Merkurius langsung melewati Bumi dan matahari.

Peristiwa astronomi langka ini dikenal dengan sebutan transit.

Satu-satunya cara untuk melihat peristiwa ini dengan aman adalah dengan filter matahari, seperti kacamata khusus yang digunakan selama gerhana matahari.

Jika menggunakan teleskop, sangat penting untuk memiliki filter matahari di bagian teleskop tempat cahaya masuk.

Jika tidak maka dapat menyebabkan kerusakan mata yang parah dan permanen.

Citra gabungan pengamatan oleh NASA dan ESA,Solar dan Heliospheric Observatory ini menunjukkan jalur Merkurius selama transit November 2006.
Citra gabungan pengamatan oleh NASA dan ESA,Solar dan Heliospheric Observatory ini menunjukkan jalur Merkurius selama transit November 2006. (AccuWeather/Solar and Heliospheric Observatory/NASA/ESA via AP)

Peristiwa transit tersebut akan terlihat di seluruh Amerika Utara (dengan pengecualian Alaska), Amerika Selatan, Eropa, Afrika, dan Asia Barat.

Peristiwa ini akan berlangsung selama lebih dari lima jam, mulai pukul 7.36 pagi EST dan berakhir pada 1:03 malam. EST.

Jika kalian melewatkan peristiwa ini maka kaoian harus menunggu 13 tahun untuk kesempatan berikutnya untuk melihat transit Merkurius.

Karena peristiwa ini akan kembali terjadi pada 13 November 2032.

Peristiwa transit Merkurius akan terjadi pada November 2019 ini.
Peristiwa transit Merkurius akan terjadi pada November 2019 ini. (luntsolarsystems.com)

2. Hujan Meteor Leonid - 16-17 November 2019

November akan menampilkan puncak dari dua hujan meteor, Taurid Utara dan Leonid.

Pada hari yang sama ketika Merkurius melewati matahari maka Taurid Utara akan memuncak.

Ini adalah hujan meteor kecil, yang hanya membawa sekitar lima meteor per jam pada malam 11 November hingga pagi 12 November.

Namun, hujan meteor tersebut juga dikenal dengan bola api.

Pada saat yang sama meteor yang sangat terang yang dapat menerangi seluruh langit.

Akhir pekan berikutnya, hujan meteor Leonid akan memuncak pada malam hari Sabtu, 16 November, hingga dini hari Minggu, 17 November.

Pengunjung dapat memperkirakan sekitar 15 meteor per jam, dengan jumlah meteor terbesar datang setelah tengah malam.

Hujan meteor Lenoid akan terjadi pada November 2019 ini.
Hujan meteor Lenoid akan terjadi pada November 2019 ini. (thethaiger.com)

3. Konjungsi Venus-Jupiter -24 November 2019

Menjelang akhir bulan November, dua planet paling terang dalam tatas surya akan bertemu di langit malam.

Tak lama setelah matahari terbenam pada hari Minggu, 24 November, Venus dan Jupiter akan muncul tepat bersebalahan satu dengan yang lain di langit barat daya.

Hal tersebut dikenal oleh para astronom sebagai konjungsi.

Keduanya akan tampak sangat dekat sehingga mereka akan muncul di bidang pandangan yang sama dari sebagian besar teropong dan teleskop.

Konjungsi Venus-Jupiter akan terjadi pada November 2019 ini.
Konjungsi Venus-Jupiter akan terjadi pada November 2019 ini. (joe.ie)

Venus pun akan menjadi lebih terang dari dua objek tersebut.

Orang-orang yang melewatkan pertemuan planet pada 24 November dapat melihat ke barat daya langit pada malam-malam berikutnya, tetapi kedua planet tidak akan sedekat yang akan terjadi pada malam konjungsi itu.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)

Ikuti kami di
KOMENTAR
16 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved