Tidak Main-main, Salim Said Prediksikan Jokowi Akan Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

Profesor Salim Haji Said berpesan pada Kabinet Jokowi agar bersiap jika sewaktu-waktu ada reshuffle.

Editor: Adya Rosyada Yonas
Tangkapan Layar Youtube Indonesia Lawyers Club
Pernyataan Penutup Salim Said dalam Indonesia Lawyers Club (ILC). 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Profesor Salim Haji Said berpesan pada Kabinet Jokowi agar bersiap jika sewaktu-waktu ada reshuffle.

Hal itu disampaikan Salim Said pada diskusi Indonesia Lawyers Club, Selasa (29/10/2019).

 “Kita semua membaca di koran, anggota kabinet 34, yang berminat kan 300, hubungkan dengan pidato Jokowi yang dikutip Pak Fuad (Fuad Bawazier, mantan Menkeu, red) tadi,” terang Salim Said.

Salim menambahkan, Jokowi sempat mengatakan pada kabinetnya untuk tidak main-main atau Jokowi akan copot jabatan mereka.

Baca: Babe Haikal Hassan Protes Karni Ilyas: ILC Terus Putar Video Wajah Ninoy Karundeng yang Babak Belur

Salim menafsirkan pernyataan ini sebagai ancaman, “Itu berarti siap-siap adanya reshuffle,” lanjut Salim.

Salim Said, sebagai seniman, bercerita dirinya tiba-tiba teringat tokoh seniman bernama Antony Chacko.

Kata salim, ketika ada sandiwara atau film yang dari awal sudah memperlihatkan pistol, nantinya akan ada pembunuhan.

“Ini hukum pada teater dan film,” imbuhya.

Baca: 5 Fakta Haris Azhar, Aktivis HAM yang Kritik Menkumham Yasonna Laoly di Acara ILC

Salim berpendapat Jokowi berkepribadian baik yang punya maksud baik.

Pada masa jabatan pertama Jokowi, ia sopan santun sekali.

Salim mengakui Jokowi tidak pernah mengatakan ungkapan bernada peringatan semasa periode pertamanya.

“Meski nyatanya Jokowi juga melakukan reshuffle menteri,” katanya.

Profesor Salim Said dan bukunya. TERUNGKAP DN Aidit Tokoh G30S Ternyata Suka Baca Al Quran & Sering Khatam: Kesaksian Prof Salim Said.
Profesor Salim Said dan bukunya. TERUNGKAP DN Aidit Tokoh G30S Ternyata Suka Baca Al Quran & Sering Khatam: Kesaksian Prof Salim Said. (HISTORIA.ID)

Guru besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan tersebut mempunyai pesan khusus bagi menteri yang memiliki rumah dinas.

“Sebaiknya menteri yang tinggal di rumah dinas jangan berambisi lima tahun bisa tinggal di situ,” ungkap Salim gamblang.

Sebelumnya, Salim Said menanggapi pernyataan Hendri Satrio terkait alasan orang ingin jadi menteri supaya lebih sejahtera.

 Salim Said menegaskan tanggapan itu bukan untuk Hendri Satrio secara khusus.

Baca: TERUNGKAP DN Aidit Tokoh G30S Ternyata Suka Baca Al Quran & Sering Khatam: Kesaksian Prof Salim Said

Salim Said lebih menekankan pernyataan Jokowi yang dikutip Hendri Satrio.

Salim menafsirkan mental bangsa Indonesia adalah mental yang telah miskin sangat lama.

“Begitu ada kesempatan kaya, asal kaya, tidak peduli dengan cara apapun karena terlalu lama menderita,“ jelas Salim Said.

Pada Indonesia Lawyers club edisi itu hadir berbagai tokoh dengan latar belakang beragam.

Baca: Jawab Isu Prabowo Subianto dan Dirinya Masuk Kabinet Jokowi, Fadli Zon : Terserah, Lihat Saja Nanti

Undangan dari kalangan partai, turut hadir Kapitra Ampera, politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Adapun perwakilan partai Hanura, hadir Inas Nasrullah Zubair.

Fadli Zon dan Akbar Faizal juga ikut meramaikan diskusi, membahas Kabinet Jokowi Indonesia Maju.

Masing-masing sebagai wakil ketua umum Gerindra dan politisi partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Baca: Fadli Zon Soal Isu Prabowo Jadi Menhan : Kadang Kepentingan Kelompok dan Partai Harus Dikorbankan

Beberapa pakar dan pengamat juga hadir di sana.

Agus Pambagio selaku pengamat kebijakan publik, profesor Effendi Ghazali mewakili pakar komunikasi politik, serta Hendri Satrio sebagai pengamat khusus politik.

Perwakilan kemeterian diwakili Menteri Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD, juga Fuad Bawazier, mantan Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VII.

Tak ketinggalan, kalangan pers ikut mewarnai diskusi dengan datangnya seorang wartawan senior, Bambang Harimurti.

Pengamat Politik, Hendri Satrio 


Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Pengamat Politik Harap Jabatan Ketua MPR Diisi Oposisi: Kalau Satu Kubu Bisa Jadi Orde Baru Jilid II, https://wow.tribunnews.com/2019/05/21/pengamat-politik-harap-jabatan-ketua-mpr-diisi-oposisi-kalau-satu-kubu-bisa-jadi-orde-baru-jilid-ii.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lailatun Niqmah
Pengamat Politik, Hendri Satrio. (tribunnews)

Hadir pula mantan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presidenan, Ali Mochtar Ngabalin.

Turut memberikan suara, Haikal Hassan hadir sebagai Ketua II Persaudaraan Alumni (PA) 212.

(TribunnewsWiki.com/Nabila Ikrima)

Ikuti kami di
Tags
Salim Said

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved