Al-Baghdadi Tewas, Putra Mahkota Arab Saudi Ucap Selamat ke Trump

tribunjambiwiki : Pemimpin ISIS tewas dan ditenggelamkan di laut, putra mahkota Arab Saudi ucapkan selamat kepada Trump.

answers africa
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. 

Dia menuturkan terdapat "detil kontradiksi" sehingga memunculkan pertanyaan dan keraguan tentang kesuksesan operasi militer AS.

"Sejak kekalahan terakhir ISIS oleh pemerintah Rusia dibantu pasokan udara Rusia pada 2018, kematian 'kesekian' Baghdadi tidak mempunyai signifikansi di Suriah maupun aktivitas teroris di Idlib," tutur Konashenkov.

Tenggelam di Laut

Jenazah Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dilaporkan telah dikubur di laut oleh militer AS pasca-operasi Sabtu malam (26/10/2019).

Baghdadi tewas dengan mengaktifkan bom bunuh diri yang dibawanya ketika disudutkan Pasukan Delta di persembunyiannya yang berlokasi di desa Barisha.

Seekor anjing militer yang dibawa menjadi pahlawan setelah mengejar Pemimpin ISIS itu, dan memaksanya meledakkan diri, membunuh tiga anak yang bersamanya.

Baca: VIDEO Prabowo Subianto Tak Mau Menjawab saat Ditanya Siapa Musuh Pertahanan Indonesia

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley menjelaskan, mereka membawa sisa jasad Abu Bakar al-Baghdadi dan menangkap dua anggota ISIS.

"Sisa Baghdadi kemudian dibawa ke fasilitas yang aman untuk dilakukan pemeriksaan DNA guna memastikan identitasnya," katanya dilansir AFP Senin (28/10/2019).

Milley melanjutkan, jenazah sosok yang dihargai 25 juta dollar AS atau Rp 350 miliar itu sudah ditangani sesuai dengan "aturan kontak senjata".

Pejabat anonim Pentagon mengungkapkan, jasad Baghdadi telah dikuburkan di laut, di lokasi yang tidak bisa disebutkan secara detail.

AS sebelumnya pernah melakukan hal sama ketika Pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden, tewas ditembak dalam operasi di Pakistan pada 2011.

"Penanganan jenazah telah dilaksanakan. Lengkap dan ditangani secara tepat," kata Jenderal Milley kepada awak media.

Kurdi Suriah, sekutu AS dalam operasi membasmi ISIS, mengklaim intelijen mereka berperan besar dalam menentukan lokasi Baghdadi.

Penasihat senior Pasukan Demokratik Suriah (SDF) Polat Can menuturkan, mereka mengambil DNA Baghdadi dari celana dalamnya.

Lebih lanjut, Presiden Donald Trump mengindikasikan Washington bakal merilis video rekaman operasi militer AS di persembunyian Baghdadi.

"Kemungkinan kami akan mengambil sejumlah bagian dan memublikasikannya," kata Trump.

Keterangan yang sama juga disampaikan Milley.

Saat hadir dalam rapat di Pentagon, Milley mengatakan mereka mempunyai foto dan video Operasi Kayla Mueller, diambil dari nama korban ISIS yang tewas pada 2015.

"Namun, saat ini kami belum siap untuk merilisnya. Jadi, rekaman video dan foto itu akan memasuki proses deklasifikasi," ujar Milley.

(Tribunnewswiki.com/Haris)

Ikuti kami di
KOMENTAR
7 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved